Perempuan Bandar Narkoba Antar Provinsi Ditangkap di Loteng, Polisi Temukan Sabu Lebih dari 150 gram

KabarNTB, Lombok Tengah – Tim Cobra dari Sat Resnarkoba bersama Anggota Sabhara yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Lombok Tengah IPTU Hizkia Siagian, menangkap empat orang yang salah satunya merupakan seorang perempuan bandar narkotika antar provinsi, pada Jum’at dini hari 5 Juni 2020.

Keempat orang yang ditangkap itu terdiri dari dua lelaki dan dua perempuan di Dusun Jongkor, Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur. “Salah satunya berinisial J (40 tahun), seorang perempuan, warga Desa Beleka. Tersangka J diduga merupakan bandar Narkoba antar Provinsi,” ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto dalam keterangan resmi Selasa 9 Juni 2020.

Adapun barang bukti yang berhasil di temukan dari tersangka J berupa, 9 plastik klip berukuran sedang butiran kristal bening diduga Nkotika Jenis sabu Berat bruto 9,80 gram, 6 plastik klip berukuran kecil berisi butiran kristal bening diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,79 gram.

Suasana penggerebekan yang dilakukan Tim Cobra Sat Resnarkoba Polres Lombok Tengah di rumah perempuan berinisial J yang ditangkap bersama 3 orang tersangka lainnya

Selanjutnya 12 plastik klip berukuran kecil berisikan kristal bening diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,72 gram, 15 plastik klip berukuran kecil berisikan kristal bening diduga Narkotika jenis sabu berat bruto 3,11 gram, dan 3 bungkus klip berukuran besar berisikan kristal bening diduga Narkotika jenis sabu berat bruto 131,23 gram.

“Dari J juga diamankan 2 unit HP, 3 rangkaian alat hisap berupa bong, uang tunai sebesar Rp. 16.500.000, 1 buah pipa kaca bening, serta 1 bungkus klip berukuran besar dengan total BB yang diduga Narkotika jenis Shabu yang berhasil diamankan seberat 150,65 gram,” jelas Artanto.

Tersangka kedua, berinisial T (37 tahun), juga seorang perempuan dan berstatus ibu rumah tangga (IRT). T merupakan warga Kecamatan Ampenan, Kodya Mataram. Dari tangan T, petugas mendapatkan barang bukti 1 unit HP, 1 buah pipet besar warna kuning, serta 1 bungkus klip berukuran kecil berisikan kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,23 gram.

Tersangka lain berinisal R (28 tahun), seorang laki-laki, warga Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur Loteng. Dari tangan tersangka petugas menemukan barang bukti berupa 1 klip berisikan 4 butir pil extaci, 2 buah klip kosong ukuran sedang, 2 unit HP, 3 buah kartu ATM, 1 dompet warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp 850.000. “Tersangka keemat berinisial S (37 tahun), seorang laki-laki yang berkeja sebagai pedagang dan beralamat di Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah,” beber Artanto.

Penangkapan terhadap pelaku berawal ketika hari Jumat dini hari, 5 Juni 2020 sekitar Pukul 03.00 Wita Tim mendapat informasi bahwa di Dusun Jongkor, Desa Beleka, sering terjadi transaksi jual beli narkotika. Berdasarkan informasi tersebut anggota Opsnal Sat Narkoba Polres Lombok Tengah yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba melakukan penggerebekan terhadap rumah milik terduga AE yang beralamat di desa setempat. Dari Penggerebekan tersebut Tim COBRA Sat Resnarkoba Polres Lombok Tengah mengamankan istri AE yakni J serta 3 orang lainnya yakni T, S dan R. “Kemudian petugas langsung melakukan penggeledah badan maupun tempat kejadian,” ungkap Artanto.

Berdasarkan temuan itu selanjutnya anggota sat Narkoba Polres Lombok Tengah mengamankan tersangka dan barang bukti ke Kantor Sat Narkoba Polres Lombok Tengah guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat narkoba Polres Lombok Tengah Iptu Hizkia Siagian menyampaikan para tersangka merupakan Bandar Narkoba yang termasuk jaringan antar provinsi. “Sedangkan terkait AE Suami J, saat ini berstatus DPO dan dalam pengejaran tim “COBRA” Satresnarkoba Polres Lombok Tengah,” ucapnya.(NK)

Komentar