Pelaku Penggelapan Mobil Rental untuk Bisnis Tokek Ditangkap Polisi

KabarNTB, Mataram – Demi bisni jual beli Tokek, seorang pria asal Kalimantan bersama rekannya nekat melakukan penggelapan Mobil Sewaan (rencar) di Lombok. Kedua pelaku, PIH alias IRH (52 tahun), warga Kelurahan Kertak Baru Ulu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan dan SHM (41 tahun) Desa Kediri Selatan, Kecamatan Kediri, Lombok Barat berhasil menggelapkan 5 unit mobil sewaan dengan cara digadai.

Aksi penggelapan oleh kedua tersangka terjadi 30 mei, 31 mei, dan 10 juni 2020 di Gudang Kayu milik Lukman warga Dusun Mertak Paok, Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah dan di Taman Ceria Udayana Kota Mataram.

Kedua pelaku bersama barang bukti tiga unit mobil yang berhasil diamankan Polisi

Kedua pelaku dilaporkan ke Polda NTB atas dugaan penggelapan oleh Ahmad Tarikal Auli yang merupakan karyawan penyewaan mobil Lombok Trush dan Rusyidi sebagai saksi (pemilik Rentcar). Selanjutnya kedua pelaku berhasil ditangkap oleh Tim Ditreskrimum Polda NTB di salah satu hotel di jalan Panca Usaha Kota Mataram pada tanggal 6 Juli 2020.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, menjelaskan, pada Sabtu 30 mei 2020 sekitar pukul 18.00 Wita, tersangka menyewa 1 unit mobil Toyota New Avanza warna putih, Nopol DR 1689 KE pemilik a/n. Nadya Sapitri melalui pelapor” selama 14 hari dengah harga sewa perhari sebesar Rp. 250.000. Saat itu tersangka membayar sebesar Rp. 1.500.000 sebagai uang muka (DP).

Kemudian, pada hari minggu tanggal 31 Mei 2020, tersangka kembali menyewa 1 unit mobil Toyota New Avanza warna silver metalik Nopol DR 1055 KE pemilik a/n. Dedy Arisandi dari Desa Paok Motong, Lombok Timur, melalui pelapor selama 14 hari dengan harha sewa perhari Rp. 250.000, dan tersangka membayar uang sewa sebesar Rp. 1.500.000 sebagai DP.

Selanjutnya tersangka tersangkan menggadaikan 1 init mobil yang disewa, Nopol. DR 1055 KE kepada MTF pada hari minggu tanggal 31 mei 2020 sekitar pukul 15.00 Wita bertempat di Gudang Kayu Dusun Mertak Paok, Desa Mekar Bersatu, Batukliang, Lombok Tengah sebesar Rp. 30.000.000.

Selang 2 jam, sekitar pukul 17.30 Wita, tersangka kembali menggadaikan 1 unit mobil dengan Nopol. DR 1689 KE kepada MA di Taman Ceria Udayana Kota Mataram sebebsar Rp. 30.000.000.

Selanjutnya, pada selasa tanggal 9 juni 2020, tersangka kembali menyewa 1 unit mobil Toyota New Avanza warna silver metalik, Nopol DR 1149 AU, pemilik a/n. H. Djumaing warga Kelurahan Bertais melalui pelapor selama 7 hari dengam harha sewa perhari sebesar Rp. 250.000 dan tersangka membayar uang sewa sebesar Rp. 1.000.000 sebagai DP. Pada tanggal 10 juni 2020 sekitar pukul 16.30 Wita, tersangka menggadaikan mobil dimaksud di Taman Ceria Udayana Kota Mataram.

“Barang bukti yang berhasil diamankan dalam kasus ini berupa 1 unit mobil Toyota New Avanza Warna Silver Metalik, Nopol DR 1055 KE beserta STNK asli, 1 unit Mobil Toyota New Avanza warna silver metalik, Nopol DR 1689 KE, beserta STNK asli, 1 unit mobil Toyota New Avanza warna putih, Nopol DR 1689 KE, beserta STNK asli, 1 lembar Kwitansi tanda terima dari saudara MTF sejumlah Rp. 30.000.000 untuk membayar gadai 1 unit mobil pada tanggal 30 mei 2020, serya 3 lembar copy bukti perjanjian sewa mobil,” jelas Artanto dalam konfrensi pers Kamis 13 Agustus 2020.

Sementara 2 dari 5 unit mobil yang digadai, berhasil ditebus oleh pelaku dan mobil teraebut sudah berada di tangan pemiliknya. “Dari hasil interogasi dan penyidikan, para pelaku mengakui perbuatannya menggelapkan 5 unit mobil dengan tujuan untuk berbisnis jual tokek,” tambah Artanto.

Atas perbuatannya pelaku, di jerat pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara selama 4 tahun.(NK)

Komentar