KabarNTB, Sumbawa Barat – Pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Sumbawa Barat, 9 Desember 2020 mendatang, disambut antusias masyarakat, termasuk di desa penghasil kopi terbaik di dunia, Desa Rarak Ronges, Kecamatan Brang Rea.
Pemerintah desa setempat, menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik untuk perangkat desa dan masyarakat setempat dengan menghadirkan Komisioner KPU KSB sebagai pemateri, Rabu 26 Agustus 2020.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU KSB, Herman Jayadi yang menjadi salah satu narasumber, mengapresiasi sikap proaktif pemerintah desa Rarak Ronges untuk memberikan edukasi tentang Pemilu, Pilkada dan politik.
“Kegiatan sosialisasi yang diadakan ini sangat menarik, karena pemerintah desa ikut mengambil bagian dalam rangka memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat. Namun saat ini bukan hanya berbicara pendidikan politik, tetapi berbicara tentang Pendidikan Pemilih,” ujar Herman Jayadi yang hadir bersama Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Deny Wan Putra.
Menurutnya, ketika berbicara politik, maka pasti akan berbicara demokrasi. Dan ketika berbicara demokrasi, maka berbicara pendidikan pemilih adalah hal yang tidak bisa dipisahkan.
Sosialiasi itu diisi dengan materi tentang pendidikan pemilih untuk menggunakan hak pilihnya di 9 Desember, tahapan Pemilihan baik tahapan secara umum maupun tahapan secara rinci satu persatu dari tahapan yang sedang berlangsung saat ini, yaitu tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih dan tahapan Pencalonan, serta strategi-strategi sosialisasi yang akan dilakukan oleh KPU di masa Pandemi salah satunya dengan memaksimalkan sosialisasi di Media Sosial.
Herman Jayadi menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak memposisikan dirinya sebagai Pemilih yang Golput, karena partisipasi masyarakat menjadi salah satu tombak demokrasi menyukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat Tahun 2020.(EZ)







