KabarNTB, Lombok Tengah – Sesosok orok bayi ditemukan mengapung di saluran irigasi di Dusun Batu Lumbung, Desa Bujak Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Orok bayi tersebut ditemukan tanpa sehelai kainpun oleh seorang petugas irigasi, pada Sabtu 19 September 2020.
Salah satu saksi mata Supardi (50 tahun), petugas atau pekasih di saluran irigasi tersebut, mengatakan ketika itu ia sedang bertugas dan hendak turun ke salura. Namun dia melihat sosok orok bayi terapung. Sontak diapun terkejut kemudian langsung berteriak memanggil dua temannya, yang kemudian menolongnya mengangkat orok bayi tersebut.

“Saat itu saya turun untuk membuka saluran irigasi, lalu langsung melihat orok bayi yang terapung,” ujarnya.
Supardi menambahkan, setelah mengevakuasi bayi tersebut bersama dua orang temannya, datang beberapa warga sekitar dan langsung menghubungi salah satu petugas piket Polsek Kopang.
Setelah mendapatkan laporan, personil Polsek Kopang bersama personil Polsek Batukliang mendatangi lokasi. Orok bayi malang itu kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Mantang.
Sementara itu, Kapolsek Batukliang IPTU GD Gisi Yasa, menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh orok dimaksud.
“Orok diperkirakan lahir satu hari sebelum ditemukan dengan kondisi normal. Orok berjenis kelamin laki-laki dengan panjang sekitar 48 cm dan berat badan 3 kg,” ungkap Gisi Yasa.(NK/JK)






