Seorang Remaja di Loteng Curi 30 Motor di 19 TKP

KabarNTB, Lombok Tengah – Seorang remaja berusia 15 tahun di Kabupaten Lombok Tengah menjadi pelaku pencurian sepeda motor. Tidak tanggung-tanggung remaja bernama Aan Saputra, warga Dusun Selak Desa Kidang Kecamatan Praya Timur itu telah melakukan pencurian di 19 TKP dan mencuri 30 unit sepeda motor.

Aan ditangkap Tim Puma Polres Lombok Tengah di rumahnya pada Sabtu 25 September 2021.

Aan, remaja pelaku pencurian 30 unit motor di 19 TKP di Lotemg dan Mataram

Kapolres Lombok Tengah melalui Kasat Reskrim IPTU Redho Rizki Pratama, mengatakan Aan ditangkap atas laporan LP/58/II/2021/NTB/ResLoteng, tanggal 15 Februari 2021 dari korban atas nama Maherudinko warga Dusun Bedus Desa Bangkat Parak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

“Dari tangan pelaku berhasil diamankan Barang Bukti berupa sebuah sepeda motor Honda Beat DR 3889 TT dengan noka MH1JFZ119GK137123 serta nosin JFZ1E – 1106753,” jelas Kasat Reskrim.

Saat diintrogasi, pelaku mengaku telah melakukan pencurian di belasan TKP dengan rincian TKP Wilayah Hukum Polres Lombok Tengah sebanyak 14 TKP, yakni di Rumah Susun Tampar-ampar mencuri Motor Beat digital putih, TKP Desa Pengadang dua unit motor Beat digital dan Vario remot hitam, TKP Desa Nyerot Motor Scopy merah, TKP Kelurahan Leneng dua unit motor Beat Stret hitam dan Beat digital Hitam, TKP Kampung Bagek Rende dua unit motor scopy putih dan Beat street putih, TKP Biao motor scopy putih, TKP Desa Kuta motor Beat street hitam dan CRF merah, TKP Desa Sengkol motor Beat street hitam, TKP Desa Kawo dua unit motor vario remot hitam dan Vario techno putih, TKP Mujur motor Scopy putih, TKP Desa Labulia motor RX King hitam, TKP Kopang motor Beat street hitam, TKP Desa Truai motor Beat street hitam, dan TKP Desa Bunut Baok motor Beat pop hitam.

Sementara TKP Wilayah Hukum Polresta Mataram diantaranya TKP Pagesangan dua unit motor Beat street putih dan Beat digital hitam, TKP Kos-kosan dekat mall lama tiga unit motor Beat Digital putih dan hitam serta 1 unit Beat street, TKP Cakra dua unit Beat digital warna putih dan biru serta vario remot putih, dan TKP Pagutan satu unit motor Beat digital biru.

“Pelaku mengakui telah melakukan pencurian sebanyak 19 TKP dan 30 unit sepeda motor.
Pelaku mengaku telah menjual semua unit tersebut kepada seseorang yang berinisial “AR” yang kini masih dalam pengejaran Tim Puma Res Lombok Tengah,” jelas Kasat Reskrim.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat 2 KUHP, dengan hukuman maksimal 15 tahun.(NK/JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.