Asyik Mabuk Komix, 9 Pelajar SMP Diamankan Pol-PP

KabarNTB, Sumbawa – 9 orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Labuhan Badas, diamankan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kabupaten Sumbawa lantaran diduga sedang mengkonsumsi obat komix, Senin (31/1).

Kadis Pol PP Kabupaten Sumbawa, Syahabuddin, S.Sos,. M.Si,. yang didampingi Kepala Bidang Ketertiban Umum Mukhtamarwan, S.Pt,. kepada wartawan membenarkan telah diamankannya 9 orang pelajar salah satu SMPN di Wilayah Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, para pelajar tersebut diamankan karena banyaknya pengaduan dari masyarakat dan juga guru sekolah setempat, bahwa para pelajar ini kerap kali mengkonsumsi obat-obatan salah satunya obat komix.

“Tadi kami amankan 9 orang pelajar yang sedang mengkonsumsi obat Komix di salah satu kios milik MA yang ada di belakang sekolah SMPN setempat,” ujarnya.

Lanjutnya, sebelum diamankan petugas juga sempat kejar-kejaran dengan para pelajar tersebut bahkan mereka ada yang melawan petugas dan menurut pengakuan salah satu gurunya, para pelajar ini ketika ditegur pasti melawan.

Adapun barang bukti yang kami amankan berupa 93 kotak Komix berisi 30 saset per kotak dan satu kotak yang masih berisi 15 saset yang rencananya akan dikonsumsi saat itu oleh para pelajar tersebut serta 17 kaleng rokok Surya 12.

Menurut Kabid Tibum Mukhtamarwan, Semua Barang Bukti yang diamankan itu sengaja disediakan oleh pemilik kios khusus untuk anak-anak sekolah.

“Harga perkotak Komix di jual seharga 48 ribu namun bila para pelajar tersebut tidak memiliki uang bisa di bayar setengah dari harga tersebut,” jelasnya.

Sementara untuk pemilik kios, akan dikenakan pasal khusus terkait obat-obatan dan kemungkinan akan dilanjutkan ke Polres Sumbawa untuk dilakukan pengembangan terkait darimana obat Komix dalam jumlah besar tersebut diperoleh,” pungkasnya. (JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses