Tim Gabungan di Sumbawa Peringatkan Distributor Minyak Goreng Tidak Permainkan Harga

KabarNTB, Sumbawa -Tim Gabungan dari Dinas KUKMIndag, Kepolisian, TNI dan aparat terkait lainnya di Kabupaten Sumbawa melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah gudang minyak goreng, Selasa 15 Maret 2022.

Sidak dilaksanakan untuk menjaga kestabilan harga karena harga minyak goreng naik drastis. Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho, Kasdim 1607/Sumbawa Mayor Inf. A. Nurodin Hidayat, Kepala Dinas, Mukhlis Dompadanow dan sejumlah pejabat lainya turut hadir dalam Sidak.

Tim Gabungan yang dipimpin Kapolrea Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho melakukan Sidak di sejumlah gudang distributor minyak goreng

Tim awalnya mendatangi Gudang CDU (Central Distribusi Utama) di Jalan Hijrah Kelurahan Brang Bara yang merupakan Distributor Minyak Goreng merk Bimoli. Namun di gudang distributor CDU stok minyak goreng kosong.

Selanjutnya Tim menuju gudang URL (Unggul Raya Lestari) di Wilayah Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes. URL merupakan Distributor minyak goreng merk Kunci Mas, Rose Brand, dan Filma. Kapolres bersama Kasdim 1607 Sumbawa beserta Tim melakukan pemeriksaan di semua sudut ruangan gudang namun stok minyak goreng tidak ada.

“Berdasarkan keterangan pihak Distributkr URL, bahwa minyak goreng masih dalam perjalanan sebanyak 1.528 dus dan tiba hari ini,” ungkap Kapolres.

Tim melanjutkan Sidak ke Gudang Distributor BAA (Berkat Anugerah Abadi) yang berlokasi di Desa Boak Kecamatan Unter Iwes yang merupakan distributor minyak goreng merk Fortune. Kebetulan saat itu minyak goreng merk Fortune baru tiba di gudang sebanyak 2.000 lebih dus.

Terakhir, Tim mendatangi Gudang Alfamart yang berlokasi di gudang Gold Coin wilayah Desa Labuhan Sumbawa. Di gudang tersebut, stok minyak goreng masih ada untuk melayani semua gerai di Sumbawa, KSB, dan Bima. Adapun pasokan minyak goreng yang didistribusi yakni merk Fortune, Hemart, Sonia, dan merk Fraiswell.

Setiap gudang yang didatangi, Kapolres dan Kadis KUKmindag Sumbawa tidak bosan-bosan mengingatkan pihak distributor agar tetap mengutamakan kepentingan masyarakat dan menekankan agar tidak mempermainkan harga. “Apalagi melakukan penyimpangan pendistribusian, mengingat pengiriman pasokan minyak goreng sangat terbatas di setiap gudang distributor,” ucapnya.

Selain itu, separuh jumlah pasokan minyak goreng yang masuk diharuskan untuk kebutuhan operasi pasar yang dilakukan oleh pemerintah daerah yakni Dinas KUKMIndag untuk kestabilan harga pasar.(JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses