kabarNTB, Sumbawa Barat – Masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diminta untuk tetap waspada karena kasus gigitan anjing diduga terinfekai rabies terus menunjukkan trend meningkat sejak kasus pertama terjadi 29 Maret lalu.
Per hari ini, Ahad 3 April 2022 pukul 18.00 Wita, berdasarkan data Dinas Pertanian KSB, terjadi penambahan 4 kasus baru, masing- masing 2 kasus di Taliwang dan 1 kasus di Jereweh.

“Kasus di Taliwang berlokasi di Kelurahan Telaga Bertong, Kelurahan Kuang dan Desa Lalar Liang. Sedangkan Jereweh di Desa Beru,” ungkap Kepala Dinas Pertanian KSB, Suhadi, kwpada KabarNTB, Ahad malam.
Dengan adanya tambahan 4 kasus baru ini, maka total kasus gigitan anjing di KSB sebanyak 38 kasus.
“Masyarakat kami minta tetap waspada dan segera melaporkan ke petugas, posko siaga rabies di Poskeswan dan Puskesmas jika mengalami atau mengetahui kasuals gigitan HPR (Hewan Pembawa Rabies),” ucap Suhadi.
Dinas Peetanian juga terus memberikan layanan vaksinasi terhadap HPR baik dengan mendatangi langsung (door to door) pemilik HPR maupun di Poskeswan di seluruh kecamatan.(EZ)







