KabarNTB, Sumbawa Barat – Setelah sempat nihil per hari Rabu 6 April, kasus gigitan anjing diduga rabies di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali bertambah per hari Kamis 7 April 2022.
Berdasarkan data Dinas Pertanian KSB pukul 18.00 Wita telah terjadi penambahan 5 kasus baru.

“Tambahan 5 kasus baru itu terjadi di Desa Kalimantong Kecamatan Taliwang 1 kasus, Kecamatan Brang Ene 1 kasus, Desa Tapir, Kecamatan Seteluk 1 kasus, Desa Tepas Kecamatan Brang Rea 1 kasus dan di Desa Tambak Sari Kecamatan Poto Tano 1 kasus,” sebut Kepala Dinas Pertanian KSB, Suhadi, kepada KabarNTB, Kamis malam.
Seiring pertambahan jumlah kasus gigitan, laju vaksinasi Hewan Pembawa Rabies – HPR (anjing, kucing dan kera) juga terus digenjot oleh Dinas Pertanian. Kader Siaga Rabies (Kasira) yang ditempatkan di masing-masing desa / kelurahan bersama petugas dari Poskeswan di seluruh kecamatan terus bergerak door to door dan meminta masyarakat pemilik HPR untuk memvaksin hewan peliharaannya.
Sampai hari ini realisasi vaksin HPR sebanyakk 980 ekor. “Kami akan terus menggenjot kegiatan vaksinasi sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran rabies,” ucap Suhadi.(EZ)







