Nelayan Sumbawa Temukan Puluhan Mortir Sisa Perang Dunia 2

KabarNTB, Sumbawa – Mortir peninggalan perang dunia 2 ditemukan di Desa Labuan Mapin Kecamatan Alas Barat. Informasi sementara yang diperoleh menyebutkan, mortir tersebut berjumlah 22 buah dan ditemukan oleh nelayan setempat. Kini bahan peledak itu diamankan di Polsek Alas Barat.

Camat Alas Barat, Ardianysah SAP yang dihubungi KabarNTB.com membenarkan informasi penemuan bahan peledak tersebut.
Mortil tersebut sambung Ardiansyah ditemukan disekitar sebuah bangkai kapal peninggalan perang dunia 2. Diduga kapal tersebut milik kerajaan Jepang.

Ilustrasi mortir temuan (net)

Dari informasi yang diperolehnya, disekitar bangkai kapal itu masih ada puluhan bahkan ratusan biji mortir.

Menjawab lokasi bangkai kapal itu berada, Ardiansyah menyebut tidak jauh dari garis pantai dan tidak berada dilaut dalam. “Kapal itu tinggal kerangkanya saja,” ungkapnya.

Ditempat berbeda, Kepala Desa Labuan Mapin, Jamaluddin yang dihubungi via telpon mengaku informasi penemuan mortir tersebut sudah lama, dan pihaknya telah melaporkannya ke Babinkamtibmas setempat.

Jamal juga mengaku warganya yang 87 persen nelayan tangkap resah dengan keberadaan mortil tersebut lantaran kerap nyangkut dijaring nelayan.

“Posisi kapalnya sekitar 100 meter dari pantai dan mortilnya tersebar kurang lebih 300 meter dari kapal,” sebutnya seraya menduga sebelum kapal itu karam para awaknya berupaya menyelamatkan mortil tersebut ke pantai, namun tak seluruhnya berhasil.

Jamal juga mengaku resah lantaran mortil tersebut diambil oleh pihak pihak yang tak bertanggungjawab untuk dijadikan barang bekas.

Seperti diketahui, Labuan Mapin merupakan titik pendaratan Jepang ke Sumbawa. Karenanya dugaan mortil itu milik tentara Dai Nippon itu sangat kuat. (IR)

Komentar