KabarNTB, Sumbawa – Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke gudang salah satu distributor pupu.
Selain untuk memastikan ketersediaan pupuk jelang musim tanam tahun, Sidak juga untuk memastikan kelancaran rantai distribusi pupuk dari distributor hingga ke tangan petani.
Luasnya jumlah lahan pertanian menyebabkan kebutuhan pupuk untuk pertanian di Kabupaten Sumbawa memang cukup besar, yakni mencapai 62.000 ton per musim tanam.
“Kita tidak ingin terjadinya kelangkaan pupuk, yang akan menyebabkan ruginya para petani,” ucap Wabup Novy disela sela Sidak.
Wakil Bupati juga bertemu langsung dengan distributor pupuk, KSOP Badas, Kepala Pelindo, dan para buruh pikul di Pelabuhan Badas Sumbawa.
“Saya ingin memastikan langsung alur distribusi pupuk lancar hingga ke tangan petani, agar musim tanam tahun ini tidak terjadi kelangkaan pupuk,” tegasnya.
Usai Sidak, Wakil Bupati berkesempatan mengunjungi Kantor BMKG Sumbawa, untuk mendengarkan langsung perkiraan masuknya musim penghujan yang menandai musim tanam tahun ini. Berdasakan informasi yang diterima, perkiraan musim hujan tahun ini akan dimulai bulan November mendatang.(JK)







