KSB Dapat Tambahan DAK Non Fisik Koperasi di Tahun 2023

KabarNTB, Sumbawa Barat – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Sumbawa Barat mendapat tambahan alokasi dana alokasi khusus (DAK) non fisik Koperasi untuk tahun 2023 mendatang.

Sebelumnya DAK non fisik yang dialokasikan untuk tahun 2023 sebesar Rp 400.800.000. Namun setelah TKDD dari Kementerian Keuangan terbit per 29 September 2022, nilai DAK non fisik koperasi naik menjadi sebesar  Rp 440.770.000.

“Artinya ada kenaikan DAK non fisik koperasi yang kita terima tahun 2023 mendatang sebesar hanpir Rp 40. 000.000,” ungkap Sekretaris Diakoperindag KSB, Rahadian S.Pd M.Si, Swnin 21 November 2022.

Ditanya soal peruntukan, Rahadian menyatakan DAK yang bersifat rutin diberikan setiap tahun itu, akan digunakan untuk program  bidang perkoperasian dan pembinaan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Penggunaannya teralokasi pada dua sub kegiatan dan terpilah pada dua bidang. Salah satunya di Bidang Koperasi dengan nama sub kegiatan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan kompetensi SDM koperasi,” jelasnya.

Selain untuk pembinaan koperasi, setengah dari noilai DAK tersebut dialokasikan untuk pelaksanaan sub kegiatan pemberdayaan usaha mikro. Pemberdayaan usaha mikro ini dilaksanakan melalui pendataan, kemitraan, kemudahan perizinan, penguatan kelembagaan dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

“Kita berharap dengan adanya penambahan alokasi DAK program non fisik dan program-program yang dilaksanakan bisa menjadi triger bari insan perkoperasian di KSB untuk mengembalikan kejayaan koperasi sebagai sokoguru perekonomian masyarakat. Demikian pula di sektor UMKM, kami harapkan menjadi semakin maju dengan peningkatan kapasitas pelaku UMKM yang akan kita laksanakan,” terang Rahadian.

Selain bersumber dari DAK, di tahun 2023 mendatang, Pemerintah Daerah Sumbawa Barat melalui Diskoperindag juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 miliyar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembinaan koperasi.

Saat ini terdapat sebanyak 395 unit Koperasi di Sumbawa Barat dengan berbagai bidang usaha. Program bantuan pengembangan Koperasi yang digelontorkan Pemda KSB, adalah upaya agar ratusan koperasi tersebut bisa mandiri dan maju. Tidak hanya mensejahterakan anggotanya, tetapi diharapkan pula bisa memberi dampak positif untuk perekonomian masyarakat.(EZ)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses