Belum ada Vaksin, Ini Cara Menangkal Penyait LSD Pada Ternak

KabarNTB, Sumbawa – Direktur Kesehatan Hewan dan Veteriner (Kesmavet) Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Syamsul Makrif menghimbau peternak untuk mengaktifkan bio security ketika keluar masuk kandang.

Hal itu dikatakan Syamsul untuk mencegah merebaknya penyakit LSD pada ternak.

“Di NTB belum ada. Tapi di Pulau Jawa sudah ada kasus LSD,” kata Syamsul Makrif yang ditemui ketika menghadiri upacara HUT Kabupaten Sumbawa ke 64, Ahad 22 Januari 2023.

Untuk mencegah merebaknya LSD yang khusus menyerang ternak sapi dan kerbau tersebut, Syamsul menghimbau peternak menerapkan bio security saat keluar masuk kandang, dan menjaga kebersihan.

“Sebelum ada vaksin, tingkatkan bio security dan kebersihan kandang untuk mencegah LSD,” paparnya.

Untuk pemerintah daerah sambung Syamsul perlu dilakukan pengetatan atau pengawasan l

alu lintas terutama dari daerah terjangkit LSD.
Menjawab tingkat kematian LSD, Syamsul menegaskan tak setinggi penyakit lain misalnya antraks. Namun LSD membawa kerugian ekonomi pada peternak lantaran merusak daging dan kulit.

Sebelumnya, Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa,

Drh Rini Handayani mengatakan penyakit LSD disebabkan oleh virus yang secara khusus menyerang ternak sapi dan kerbau.
Penyebaran virus ini dapat terjadi secara langsung dantidak langsung atau melalui perantara.(IR)

iklan

Komentar