Jaksa Jaga Desa : Batu Putih yang Pertama Dikunjungi Tim Kejaksaan

KabarNTB, Sumbawa Barat – Desa Batu Putih Kecamatan Taliwang menjadi desa pertama di tahun 2023 yang didatangi Tim Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat dalam kegiatan pendampingan Program Jaga Desa.

“iya ini kunjungan Pertama, kami (Kejaksaan.red) dalam program Jaga Desa yang  merupakan salah satu program yang menjadi prioritas dalam mengawal pembangunan yang ada di Desa,” ungkap Kepala Kejasaaan Negeri Sumbawa Barat , Dr Titin Herawati Utara, SH.MH kepada Media ini , Selasa, 8 Agustus 2023.

Kajari Titin menjelaskan, Program Jaksa Jaga Desa merupakan salah satu upaya dalam meminimalisir terjadinya kesalahan dalam pengelolaan keuangan Desa serta pembangunan desa yang terarah sesuai dengan regulasi yang ada. Sehingga Dana Desa yang di gulirkan oleh pemerintah Pusat tersebut dapat tepat sasaran.

“Kesalahan prosedur dalam pengelolaan keuangan desa menjadi prioritas penting dalam pendampingan pada program Jaksa Jaga Desa. Uni terutama yang berkaitan tentang pengelolaan keuangan dan Penertiban aset Desa, sehingga seluruh aset Desa dapat di inventarisir dan tercatat di administrasi desa dengan baik sesuai dengan regulasi yang ada,” terangnya.

Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat melaksanakan pendampingan di 16 Desa.  ini Harapannya ke depan desa harus juga terus melakukan kordinasi, konsultasi, diskusi tentang permasalahan yang di hadapi oleh Desa sehingga bisa mendeteksi sedini mungkin untuk menimalisir penyalahgunaan keuangan desa.

“Desa harus sering berkonsultasi karena memang program Jaksa Jaga desa ini salah satunya itu adalah konsultasi terkait dengan persoalan pengelolaan keuangan Desa maupun aset Desa ataupun persoalan desa lainnya sehingga bisa dibimbing menjadi lebih baik sesuai dengan amanat regulasi ” harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Baru Putih, Sahriluddin mengatakan bahwa program Jaksa Jaga Desa ini salah satu program yang harus diapresiasi sebagai bagian yang sangat penting dalam membantu desa terutama yang berkaitan tentang pola dan mekanisme penggunaan Dana desa maupun aset desa.

“Ini program yang sangat luar biasa bagi kami Desa sehingga kami bisa intens berkonsultasi dan berdiskusi soal pengelolaan Dana Desa dan aset desa yang benar sesuai dengan regulasi dan kami terus belajar untuk lebih baik ” ucapnya.

Lebih lanjut Kades dua Periode itu mengatakan bahwa paratur Desa masih membutuhkan bimbingan terkait regulasi dan terkait hal lain yang menyangkut tentang desa.

“Pada prinsipnya kami masih butuh belajar. Terimakasih kami sampai kan kepada ibu Kejari yang telah datang menyambangi kami ke desa. Ini menjadi spirit kami pemerintah desa untuk terus belajar sehingga lebih baik ke depan,” tutupnya.(NDI)

iklan

Komentar