Bupati Ajak Masyarakat Dukung Penuh Pembangunan Pariwisata

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat HW Musyafirin mengajak masyarakat untuk mendukung program pembangunan pariwisata di Bumi Pariri Lema Bariri.

Ajakan itu disampaikan Bupati saat hadir dalam kegiatan Soft Opening Tropical Beach Resort, Kecamatan Sekongkang, Kamis 30 Januari 2025.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa apa yang dilakukan owner Tropical Neach Resort  luar biasa.

Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin, didampingi Kepala Dinas Parpora, Kepala Bappeda dan sejumlah pejabat lainnya saat hadir di acara soft opening Tropycal Beach Resort Sekongkang

 

“Kita memahami betapa sulitnya membangun sebuah hotel dengan landscape yang bagus seperti ini. Yang terpenting harus kita ketahui adalah KSB ada karena ada tropical,” ucapnya.

Bupati mengungkap, dulu tahun 2003, tidak ada tempat menginap yang refresentatif di KSB. Waktu itu ada kunjungan tim DOPD untuk melihat secara langsung bagaimana kondisi KSB sebagai calon Kabupaten baru.

“Anggota DPR RI datang ke KSB, dan kita sadari bahwa saat itu susah kita cari penginapan, dan hanya ada di tropical. Kita khawatir hotel tidak ada, kita dianggap tidak memenuhi syarat,” kenangnya.

Bupati juga menyinggung soal soal pelaksananaan PON Tahun 2028. Khusus untuk Cabor panahan ia berharap dapat menggunakan lahan Eks Bandara Sekongkang sebagai venue pertandingan.

Karena itu ia  berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih agar bisa membangun jalan khusus akses dari Bandara Kiantar menuju Sekongkang. “Dengan demikian jarak tempuh yang sebelumnya 1 jam bisa kita persingkat menjadi 30 menit,” timpalnya.

Dalam kesmepatan tersebt Bupati juga menekankan bahwa pariwisata KSB sekarang ini terkendala akses. Untuk menuju ke KSB dari Mataram memakan waktu 6 hingga 7 jam, dan itu waktu yang terlalu lama.

“Mari kita berikan dukungan yang tinggi terhadap pembangunan pariwisata di KSB. Tidak boleh ada keluhan, terutama masalah tanah. Demikian pula masalah perijinan, saya berharap OPD terkait agar mem back up penuh, karena saya yakin tidak ada pariwisata yang merusak lingkungan,” tandasnya.

Sementara Owner Tropical Beach Resort, Sri Wahyuni mengungkap perjalanan panjangnya menjalani usaha di Kabupaten Sumbawa Barat. Ia pertama kali berusaha di Maluk sebelum terbentuk KSB yaitu pada tahun 1996.

”Hampir 20 tahun, saya ingat betul waktu pertama kali mencari ijin hotel di pantai Maluk, saat itu Bupati Sumbawa Pak Yacob Koswara. Saya membuat hotel di tropical pada saat itu tahun 2000. Jadi kalau ada orang KSB yang bertanya apakah anda Asli KSB, maka saya menjawab saya lebih asli KSB daripada anda,” ucapnya sambil tertawa.

Terkait pembangunan resort,  Yuni mengungkap telah berlangsung dari bulan Oktober tahun 2023. Proyek telah berjalan 15 bulan dan saat ini belum bisa 100 persen.

”Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati karena telah bersedia menyiapkan waktunya untuk melaksanakan soft launching Tropical Beach Resort. Mudah – mudahan kedepannya akan terus mendukung perkembangan Pariwisata di kabupaten Sumbawa Barat,” imbuhnya.

Turut hadir bersama Bupati dalam kesempatan tersebut Hj Hanipa Musyafirin, para Kepala OPD diantaranya Kadis Nakertrans, Kepala Bappeda, Kadis PUPR, Kadis DPMPTSP, Kadis Parpora, dan Kepala BPBD KSB.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses