Sumbawa Besar, KabarNTB
Bupati Sumbawa, H Syarafuddin Jarot melepas Bantuan Pangan Beras (Bapang) 2025 sebanyak 725.020 kg. Bantuan tersebut diperuntukkan 36.251 keluarga penerima di 165 desa dan kelurahan.
“Bantuan ini bukan sekadar beras 20 kg, tapi bukti hadirnya negara saat rakyat butuh pegangan,” kata
Jarot membuka sambutannya.
“Saya minta proses distribusi berjalan cepat, bersih, dan akuntabel. Jangan ada satu pun warga miskin tertinggal,” sambungnya.
Pelepasan bantuan pangan ini dihadiri Sekda Sumbawa, Kapolres, Dandim 1607, para Asisten Sekda, Ketua TP‑PKK, kepala perangkat daerah, serta kepala bagian.
Sebanyak 16 warga mewakili delapan kelurahan, masing‑masing menerima karung beras 10 kg dari tangan Bupati, Kapolres, dan Dandim, menandai dimulainya distribusi bertahap yang dijadwalkan 18–26 Juli 2025.
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Syaihuddin, SP melaporkan pengiriman hari pertama mencakup 252.020 kg untuk tujuh kecamatan yakni Sumbawa, Batu Lanteh, Unter Iwes, Labuhan Badas, Orong Telu, Utan, dan Rhee.
“Seluruh beras telah dicek mutu dan kuantitasnya bekerja sama dengan Perum Bulog. Distribusi menggunakan aplikasi terintegrasi, diawasi Kepolisian, serta didampingi TKSK dan aparat desa,” terang Syaihuddin. Ia menambahkan, pergantian penerima wajib disertai Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) untuk menjaga akurasi data.
Bupati Jarot mengapresiasi sinergi Bulog, Dinas Pangan, Dinas Sosial, TNI‑Polri, hingga perangkat desa. “Tanpa soliditas, logistik ratusan ton tak mungkin tiba tepat waktu di pelosok,” ujarnya.
Selain program bantuan beras, Pemkab Sumbawa menyiapkan langkah jangka panjang antara lain penguatan lumbung pangan desa, stabilisasi harga, pemberdayaan petani, dan edukasi gizi keluarga. “Bantuan hari ini meredam beban belanja, tapi target akhir kita adalah kemandirian pangan keluarga.
Usai sesi foto dan penyerahan simbolis, truk‑truk Bulog berderet meninggalkan kantor bupati, membawa harapan baru bagi puluhan ribu warga di Bumi Sabalong Samalewa. (IR)







