Dukung Revitalisasi BLK, Menaker Direncanakan Hadir di Harla KSB ke-22

KabarNTB, Jakarta – Menteri Tenaga Kerja (Menaker) direncanakan  hadir di puncak perayaan Hari Lahir  (Harla) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ke XXII pada 20 Nopember mendatang.

Hal itu terungkap dalam pertemuan audiensi Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah dan rombongan dengan Menteri tenaga Kerja Republik Indonesia, Prof. Yassierli PH.D di  ruang kerjanya di Kompleks Kemenaker Jakarta, pada Kamis 17 Juli 2025.

Dalam pertemuan yang penuh suasana kekeluargaan tersebut, Bupati menyampaikan berbagai kebijakan daerah yang berkaitan dengan ketenagakerjaan. Salah satunya adalah rencana Revitalisasi Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat.

Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah (batik coklat) berbincang dengan Menteri Tenaga Kerja Prof. Yassierli PH.D terkait revitalisasi BLK

“Salah satu program prioritas kami yang akan dilaksanakan mulai tahun 2025 ini adalah, Revitalisasi Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat. Rencana revitalisasi BLK tersebut diinisiasi dalam bentuk kerjasama tiga pihak yaitu Pemda KSB, PT. AMMAN dan Kementerian Tenaga Kerja RI. Program ini nantinya akan dilaksanakan secara bertahap. Walaupun pekerjaan fisik dari BLK nantinya berlangsung secara bertahap, tapi kegiatan pelatihan tetap berlangsung.
Target keberadaan BLK akan fokus pada program pelatihan unggulan untuk skala regional Indonesia timur,” urai Bupati.

Terhadap pentingnya hal tersebut, Bupati juga menyampaikan harapan agar Menaker bisa datang berkunjung ke Kabupaten Sumbawa Barat untuk melihat langsung dinamika ketenagakerjaan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat, dan bisa hadir pada momentum perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa Barat yang ke 22 pada tanggal 20 November mendatang.

Harapan tersebut ditanggapi langsung oleh Menteri, dan prinsipya Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Prof. Yassierli, PH.D, bersedia hadir di kabupaten Sumbawa Barat, dan rencananya sekaligus akan melakukan visitasi ke PT. AMMAN.

Dalam perbincangan yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam tersebut, Menteri sangat respek terhadap niat Kabupaten Sumbawa Barat untuk melakukan kerjasama dalam rangka revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat.

Menteri menekankan pentingnya soft skill dalam pembinaan ketenagakerjaan di daerah.

“Yang paling penting menurut saya adalah perlunya dilakukan asesmen dari sisi psikologis, prilaku, dan model pendekatan ini yang perlu didorong. Skill tidak cukup kalau tidak di dorong oleh soft skill, seperti perilaku, dan disiplin. Saya berharap sebelum dilaksanakannya niat tersebut, agar clear dulu kebutuhan tenaga kerja, baru selanjutnya Kementerian akan mensuport rencana Revitalisasi Pembangunan BLK,” harapnya.

Hal penting dihasilkan dalam pertemuan tersebut, bahwa apa yang menjadi pembahasan pada hari itu akan disampaikan ke jajaran kementerian dan selanjutnya akan mengundang Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk melakukan ekspos rencana Program revitalisasi BLK Kabupaten Sumbawa Barat di Kementerian tenaga kerja Republik Indonesia.

Selanjutnya, untuk memperkuat rencana tersebut, Bupati akan mengundang Menteri Ketenagakerjaan RI dalam perayaan Harlah KSB yang ke 22. Dalam moment tersebut akan dilaksanakan penandatanganan MoU tiga pihak untuk program Revitalisasi BLK Kabupaten Sumbawa Barat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses