Sumbawa Besar, KabarNTB
Sultan Sumbawa, DMA Kaharuddin IV memberi apresiasi kepada semua pihak, terutama Universitas Samawa (Unsa), PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) dan Dekranasda Kabupaten Sumbawa atas upayanya melestarikan Kre Alang.sebagai warisan budaya.
Apresiasi Sultan Sumbawa disampaikan dalam.sambutan tertulis pada penyerahan Dokumen Hasil Riset Motif Tenun Kre Alang pada Kamis (21/05) di Aula Hasan Usman Kantor Bupati Sumbawa.
Penelitian corak dan motif kain tenun Kre Alang Sumbawa dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) UNSA bekerja sama dengan AMMAN.
“Kesultanan Sumbawa sebagai penjaga warisan budaya Sumbawa sangat mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah mewujudkan sebuah langkah perlindungan dan pelestarian salah satu warisan budaya milik Tana Samawa,” kata Sultan Sumbawa.
Sultan menambahkan, ditengah zaman digitalisasi, Kere Alang Samawa harus dijaga, dilestarikan, dikembangkan, dan dimanfaatkan sebaik-baik kemakmuran Tau Samawa.
Karenanya Sultan sepenuhnya. mendukung upaya perlindungan motif dan corak Kere Alang didaftarkan untuk mendapatkan perlindungan hukum didalam maupun diluar negeri.
”Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada berbagai pihak yang terlibat dalam upaya perlindungan warisan budaya Sumbawa ini, kepada UNSA atas penelitian yang dilakukan, pada PT AMNT dan Dekranasda Kabupaten Sumbawa yang mendukung penelitian ini, dan kepada Kanwil Kemenkum NTB yang sudah membantu proses pendaftarak motif Kere Alang kita mendapatkan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk kategori Ekspresi Budaya Tradisional.”
“Bagi kami, Kere Alang tidak hanya sekedar ekspresi budaya namun menjadi bagian dari identitas dan integritas Tau Samawa. Kita harus menjaga dan melestarikannya agar generasi muda kita dapat mengetahui dan memiliki kebanggaan pada karya cipta dari pendahulunya,” pungkasnya. (IR)





