KabarNTB, Sumbawa Barat – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Sumbawa Barat menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Manajemen UMKM Desa Berdaya Transformatif pada 21 – 23 September 2026 disambut antusias oleh para pelaku UMKM.
Kepala Dinas Koperindag Sumbawa Barat, Suryaman. S.S.T.P., M.Si dalam sambutannya saat membuka kegiatan, mengapresiasi tingginya antusiasme para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
“Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk mengakselerasi transformasi ekonomi desa, di mana para pelaku usaha dituntut agar lebih adaptif, profesional, serta mampu memanfaatkan teknologi digital guna memperluas jangkauan pasar,” urainya.

Pelatihan diikuti oleh 64 peserta yang berasal dari Desa Seteluk Tengah Kecamatan Seteluk dan Kelurahan Telaga Bertong Kecamatan Taliwang selaku Desa/Kelurahan yang mendapat manfaat program desa berdaya transformatif.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi praktis yang disampaikan oleh narasumber dan praktisi berpengalaman di bidang kewirausahaan. Beberapa materi utama yang dibahas meliputi:
Tata Kelola Keuangan Sederhana berupa pelatihan penyusunan laporan arus kas dan pembukuan dasar yang transparan agar UMKM lebih mudah mengakses pembiayaan perbankan atau lembaga formal.
Strategi Pemasaran Digitalberupa materi optimalisasi pemanfaatan media sosial dan platform digital untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan produk lokal.
Materi tentang Inovasi Pengemasan (Packaging) meliputi peningkatan standar estetika dan kualitas kemasan produk agar memiliki daya saing visual yang kuat di pasaran modern, serta Manajemen Rantai Pasok meliputi efisiensi alur pengadaan bahan baku dan distribusi produk demi menjaga stabilitas operasional usaha.
Selain mendapatkan materi dari para nara sumber, kegiatan pelatihan juga diisi dengan praktik kelompok yang interaktif.
Sekretaris Dinas Koperindag Khaerul Anwar, saat menutup kegiatan pelatihan terpadu itu pada Rabu 23 September 2026, mengatakan apresiasi atas dedikasi dan semangat para peserta yang mengikuti pelatihan hingga tuntas.
“Semoga ilmu, wawasan, dan strategi bisnis yang telah didapatkan selama tiga hari dapat langsung diaplikasikan ke dalam unit usaha masing-masing,” harapnya.
Pemerintah daerah berharap melalui program Desa Berdaya Transformatif ini, para pelaku UMKM di Sumbawa Barat dapat tumbuh menjadi wirausahawan yang mandiri, tangguh, dan mampu menjadi motor penggerak utama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan Kelurahan.(*)

