KabarNTB, Sumbawa – Program “Kampung Sehat NTB” benar-benar dihajatkan sebagai solusi masyarakat luas dalam meningkatkan kesehatan, ekonomi, keamanan, serta produktifitas nya sehingga masyarakat dapat menyelesaikan permasalahannya.
Dengan adanya program yang diinisiasi Kapolda NTB ini, masyarakat semakin terpacu untuk berinovasi sendiri di masing-masing kampungnya. Namun, tetap mengedepankan standar protokol kesehatan yang sudah ada sesuai anjuran pemerintah.
Seperti inovasi yang dilakukan oleh Farida, salah seorang warga Kelurahan Samapuin Sumbawa yang memanfaatkan tongkol jagung untuk budi daya jamur. Usaha Budi daya jamur dari tongkol jagung ini, baru digelutinya sejak sebulan yang lalu. namun karena dipanen setiap sore hari sehingga banyak warga yang menjadi konsumen mendatangi kediamannya membeli jamur.

Awalnya usaha Budi daya jamur tongkol jagung ini digeluti oleh anaknya yang berdomisili di kecamatan Lunyuk, sebab di Lunyuk telah memulai budi daya jamur ini sejak beberapa bulan lalu.
Farida menuturkan, pembudidayaan jamur tongkol jagung tidak sulit sebab bahan-bahannya sangat gampang didapat dan bisa memanfaatkan lahan pekarangan. Tongkol jagung ditempatkan dalam wadah dari papan atau triplek berbentuk kotak segi empat panjang, taburi dedak kasar, pupuk urea tiga genggam, dan ragi ( bahan pembuatan tape), ditutup dan disiram tiap hari..
“Setelah 14 hari, panen pertama bisa dilaksanakan dan panen seterusnya setiap sore hari selama 20 hari berturut-turut,” jelas Farida, Selasa 30 Juni 2020.
Ia mengaku, meski usaha Budi daya jamur tongkol jagung baru sebulan lebih digelutinya, namun para konsumen atau pembeli sudah banyak, baik yang mendatangi langsung maupun yang memesan via online. Setiap warga yang datangi diharuskan menggunakan masker dan mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan.
“Setiap hari sekitar 20 bungkus dibeli warga, satu bungkusnya Rp 10 hingga 15 ribu. lumayan buat keperluan dapur sehari-hari, bahkan bisa juga berbagi dengan tetangga yang ikut membantu,” ucap Farida.
Untuk melihat lebih dekat usaha Budi daya Jamur Tongkol Jagung di Kelurahan Samapuin, Waka Polres Sumbawa – Kompol Fauzan Wadi bersama Kasat Binmas, AKP Djoko RS Gatot didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa kelurahan Samapuin, Selasa sore berkunjug ke lokasi.
Kehadiran wakapolres disambut hangat masyarakat. Bahkan Waka Polres ikut melakukan panen jamur lantaran ada beberapa warga yang berdatangan membeli jamur. “Ini luar biasa, usaha ini bisa menciptakan lapangan kerja, menopang ekonomi produktif, dan jalinan silaturahim semakin kuat,” ujar Fauzan Hadi.
“Jika ekonomi kita sudah mantap, keamanan dan kondusifitas daerah bisa terjaga, produktifitas warga terpelihara,” tutupnya.(JK)







