Di PDIP Musyafirin Tunggal, Peluang Fud – Syamsul 50 – 50

KABAR UTAMA, POLITIK139 Dilihat

KabarNTB, Sumbawa Barat – Panitia penjaringan bakal calon Pilkada DPC PDI Perjuangan Sumbawa Barat, telah menindaklanjuti berkas pendaftaran tiga figure bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati ke DPD PDI Perjuangan NTB.

Baca Juga : https://kabarntb.com/pilkada-2020-pdip-tunjuk-husni-di-sumbawa-musyafirin-di-ksb/

Selama masa penjaringan bakal calon yang berakhir pada 23 September lalu, tercatat tiga figure bakal calon yang mendaftar ke PDIP KSB. Mereka adalah, HW Musyafirin yang mendaftar sebagai bakal calon bupati, dan Fud Syaifuddin serta KH Syamsul Ismain yang masing-masing mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati.

Fud Syaifuddin – KH Syamsul Ismain

“Kita sudah tindaklanjuti ke DPD dan selanjutnya akan dibawa ke DPP. Proses seleksi adalah kewenangan DPP. Sekarang sedang berproses,” ungkap Ketua Panitia penjaringan bakal calon DPC PDI Perjuangan Sumbawa Barat, Anton Syarafuddin Umar.

Baca juga : https://kabarntb.com/politisi-ppp-pendaftar-pertama-di-penjaringan-balon-pilkada-pdip-sumbawa/

Soal peluang ketiga figure, Anton menyatakan meski masih berproses, tetapi posisi HW Musyafirin sebagai bakal calon bupati, bersifat final. Apalagi sejak awal PDI Perjuangan mengutamakan kader sendiri untuk diusung di Pilkada.

“Saya kira tidak berubah. Beliau juga satu-satunya bakal calon bupati yang mendaftar selama proses penjaringan,” ungkapnya.

Yang menarik justeru di bursa bakal calon wakil bupati. Dari dua figure yang mendaftar, yakni Fud Syaifuddin (sekarang menjabat wakil bupati KSB) dan KH Syamsul Ismain (Ketua MUI KSB), Anton menyatakan punya peluang yang sama.

“Keduanya masing-masing punya plus minus. Satu orang plusnya dari segi ini, yang satu juga begitu. Bisa dibilang peluangnya fifty – fifty (50-50). Tinggal kita tunggu saja keputusan DPP nanti,” pungkasnya.(EZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses