Diisukan Bagi Duit ke Pejabat, LBHS Dukung Langkah Hukum PT Tiba Papua

KabarNTB, Sumbawa – Lembaga Bantuan Hukum Sumbawa (LBHS) mendukung langkah hukum PT Tiba Papua, kontraktor pelaksana pembangunan proyek pasar Brang Bara, terkait isu yang menuding perusahaan tersebut telah melakukan praktek bagi-bagi uang ke sejumlah pejabat, serta isu – isu lainnya selama proses pengerjaan proyek bernilai Rp 5,5 miliar yang bersumber dari TP Kementerian Perdagangan Tahun 201 itu..

Ketua LBHS Kusnaini, melalui siaran yang diterima redaksi Selasa 9 Januari /2018, mengatakan, isu yang menjurus ke fitnah tersebut sudah sepantasnya dilaporkan kepada aparat penegak hukum, apalagi didalamnya dicatut nama Bupati dan pihak Kejaksaan.

Langkah hukum tersebut, dinilai Kusnaini sangat tepat, agar isu tersebut tidak terus berkembang dan agar kebenaran bisa terungkap.

“Mulai dari kontruksi dianggap tidak sesuai spesifikasi, hingga isu bagi-bagi duit kepada sejumlah pejabat senilai Rp 1,4 milyar pun dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Kusnaini.

Pasar Brang Bara

LBHS, kata dia,selain mendukung langkah hukum yang akan diambil oleh Tim Advokasi Hukum PT Tiba Papua, penting karena pasar Brangbara merupakan bagian janji politik Bupati ke masyarakat Sumbawa.

Selain itu, LBHS juga mengapresiasi langkah dari Kejaksaan Negeri Sumbawa untuk mengusut tuntas dugaan adanya bagi bagi uang seperti yang berhembus selama ini.

“Hal itu tentu dengan memanggil sumber informasi tersebut dari mana, buktinya apa. Kalau ada bukti saya kira Kejaksaan bisa menelusurinya,” imbuh Kusnaini.

Langkah-langkah hukum ini dirasakan penting oleh LBHS agar niat baik dari pemerintahan Husni – Mo untuk menghadirkan pasar referesentatif bagi masyarakat Sumbawa tidak tercederai, apalagi oleh isu bagi-bagi uang ke sejumlah pejabat.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.