KabarNTB, Sumbawa Barat – Warga Sumbawa Barat (KSB) mesti terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran.
Hanya berselang sekitar 17 jam dari peristiwa kebakaran yang melalap satu unit rumah berlantai dua di Desa Beru Kecamatan Brang Rea sekitar pukul 19.30 Wita, Sabtu malam 27 April 2018, siang tadi sekitar pukul 13.30 Wita kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Sekongkang.
Kebakaran hebat itu manghanguskan bangunan kos-kosan yang berada dalam lokasi yang sama dengan Hotel Mega Arafah, milik H Ahmad Bahiya, di Desa Sekongkang Bawah.

Belum diketahui penyebab kebakaran pasti kebakaran itu, namun sejumlah saksi mata di lokasi menduga diakibatkan korsleting listrik.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan kos-kosan berbahan dasar kayu itu.
Cuaca panas dan angin yang berembus cukup kencang membuat api dengan cepat meluas. Warga yang datang berduyun-duyun ke lokasi tidak bisa berbuat banyak karena hanya menggunakan peralatan seadanya.
Baca juga : https://kabarntb.com/kebakaran-kembali-terjadi-di-ksb-satu-rumah-di-brang-rea-ludes/
“Kami hanya bisa membantu penghuni kamar kos untuk menyelamatkan barang-barang mereka agar tidak ikut terbakar dan mengantisipasi agar api tidak merembet ke bangunan hotel yang berada di samping kos dan rumah warga,” ungkap Heru, seorang warga setempat
Sekitar pukul 14.10 mobil pemadam kebakaran milik Pemda KSB tiba di lokasi dan api bisa dikendalikan. Tetapi 10 unit kamar kos habis rata dengan tanah akibat dilalap api. Yang tersisa hanya puing-puing dan sisa-sisa atap bangunan yang terbuat dari seng.
“Kos-kosan ini dihuni oleh para pekerja pada perusahaan sub kontraktor PT AMNT di Batu Hijau. Semua kamar terisi. Saat kejadian sebagian penghuni kos sedang masuk kerja. Hanya ada istri dan anak-anak serta pemilik hotel,” timpal Heru.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sampai berita ini diturunkan, penyebab pasti peristiwa kebakaran hebat itu masih diselidiki.
Sementara kebakaran yang terjadi di desa Beru Kecamatan Brang Rea pada Satu malam (27 april) menghanguskan bangunan rumah berlantai dua milik H Rofii dan ditaksir menimbulkan kerugian sekitar Rp.140 juta.(EZ)






