Membangun Karakter Masyarakat dan Menjaga Kedaulatan Bangsa Lewat TMMD

Oleh : Rahmad Hidayat

TENTARA Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang kini terus digalakkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai interaksi Persatuan dan Kesatuan yang kokoh antara TNI dan rakyat untuk menciptakan kerjasama yang dinamis demi kemajuan dan kemakmuran rakyat.

Melalui kegiatan TMMD, sejumlah program penting yang dilakukan terdiri dari kegiatan fisik dan non fisik, bermuara pada peningkatan kesejahteraan serta membentuk karakter anak bangsa. TMMD masuk di wilayah pedesaan sebagai bagian mengatasi masalah di wilayah tersebut.

Permasalahan bangsa saat ini, sangat terasa pada perubahan karakter dan mental anak bangsa, yang disebabkan oleh pengaruh kemajuan teknologi dan globalisasi. Kondisi demikian patut menjadi perhatian serius semua elemen bangsa dan masyarakat, dikhawatirkan akan dapat mengikis moral anak bangsa.

Pengaruh teknologi misalnya, dengan banyaknya berita dan informasi bohong (hoax) di media sosial yang sangat mudah diakses oleh masyarakat saat ini begitu cepat merambah masyarakat NKRI. Kondisi ini membuat kita miris dan butuh penanganan segera, karena dikhawatirkan berpotensi memecah belah dan mengadu domba sesama anak bangsa. Adanya perpecahan dalam kehidupan di masyarakat, tentu akan mengakibatkan terancamnya keutuhan dan kerukunan bangsa.

Untuk itu, TMMD merupakan salah satu upaya TNI dalam menjaga keutuhan dan perpecahan anak bangsa. Para prajurit masuk membaur dalam masyarakat bahkan tinggal dirumah warga selama kegiatan itu berlangsung. Disamping melakukan kegiatan fisik, TNI juga berperan melakukan kegiatan non fisik dengan menggandeng pemangku kebijakan terkait maupun civitas akademika dari perguruan tinggi yang ada di wilayah tersebut.

Pembangunan jalan usaha tani, salah satu sasaran fisik kegiatab TMMD 101 di Desa Ai’ Kangkung

Sosialisasi tentang Narkoba, KB-Kes, dampak pernikahan dini, penyuluhan pertanian dan perkebunan, pergaulan bebas dan akibatnya, pandangan dan penyuluhan wawasan kebangsaan serta berbagi informasi dan pengalaman merupakan sasaran non fisik yang selalu dilaksanakan dalam setiap kegiatan TMMD.

Kegiatan non fisik ini memberikan pemahaman dan masukan agar tidak mudah terkontaminasi terhadap pengaruh globalisasi dalam hal-hal negatif atau berita bohong (hoax) yang dapat memecah belah dan mengadu domba anak bangsa, serta mengganggu keutuhan bangsa.

“Sangat diharapkan peran aktif semua pihak, untuk dapat saling mengisi, membentuk kesamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindak ke arah yang lebih baik, positif dan konstruktif untuk kepentingan Bangsa dan Negara ini,” ungkap Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Sumanto S.Sos.

Perwira menengah yang juga Dansatgas TMMD 101 Desa Ai’ Kangkung Kecamatan Sekongkang, Sumbawa Barat ini menjelaskan, TNI sebagai Lembaga Pertahanan Nasional dalam Negara kesatuan Republik Indonesia, memiliki dua fungsi, yaitu Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Kedua fungsi ini sangat beresiko bagi para prajurit TNI dan keluarganya. Pasalnya, setiap melaksanakan tugas operasi militer oleh TNI selalu meninggalkan keluarganya demi NKRI, serta mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkeadilan sosial yang adil dan makmur.

Dengan demikian, TNI Patut menjadi suri tauladan bagi seluruh komponen bangsa, karena TNI disamping berperan sebagai pertahanan bangsa, juga sebagai lembaga yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap anak bangsa.

Salah satunya adalah OMSP yang saat ini terus digalakkan lewat kegiatan TMMD yang telah banyak memberi manfaat bagi rakyat di pelosok pedesaan. Terbukti dengan banyaknya masukan dan usulan untuk dilakukan kegiatan TMMD di daerah.

Dandim 1607 Sumbawa, Letkol Arm. Sumanto, S.Sos

“Artinya, masyarakat telah merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. Melalui program TMMD, TNI dan Masyarakat akan bekerjasama dalam membangun sarana dan prasana infrastruktur pedesaan yang menjadi kebutuhan pokok dari masyarakat di desa sasaran. Seperti pembuatan jalan, pembangunan fasilitas rumah ibadah, pembangunan jembatan, drainase, embung, irigasi dan lain-lainya serta memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat guna meningkatkan ketahanan wilayah,” ungkap Dandim.

Hasil Karya dari TNI, yang dilakukan dari tahun ke tahun diseluruh wilayah Republik Indonesia, menunjukkan hasil yang signifikan di masyarakat, daerah dan Negara. Terbukti dengan kegiatan TMMD TA. 2013 yang lalu yang diselenggarakan di Kabupaten Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat di desa Mantar Kecamatan Poto Tano.

Program tersebut telah mampu merubah karakter masyarakat, serta sarana dan prasarana pedesaan yang dibangun ditempat itu, adalah mampu membawa desa ini menjadi desa maju dan berkembang. Bagaimana tidak dengan adanya jalan usaha tani (JUT) yang dibangun di tempat itu, serta sejumlah fasilitas umum seperti MCK umum, membuat pemerintah daerah dan desa mudah mengatur perencanaan dalam pembangunan khususnya bidang Parwisata. Desa mantar saat ini menjadi desa wisata dengan tingkat pengunjung yang tinggi.

Ditetapkanya, Mantar sebagai salah satu destinasi wisata di kabupaten Sumbawa barat oleh pemerintah daerah tidak lepas dari peran serta TNI melalui kegiatan TMMD di tempat itu. Sehinga Mantar saat ini telah dibangun landasan pacu untuk paralayang dan nyaris setiap tahun digelar event berskala nasional, bahkan internasional . Semua ini tidak lepas dari peran TMMD yang telah membuka akses jalan ditempat itu pada tahun 2013 lalu.

Pada Tahun Anggaran 2018 ini, Kodim 1607/Sumbawa, melaksanakan kegiatan TMMD ke 101 di Desa Ai Kangkung, kecamatan Sekongkang dengan menurunkan Satgas TMMD sebanyak 150 orang yang terdiri dari personil kodim 1607, 98 orang, Yonif 742 sebanyak 25 orang, Zibam 2/IX-Mataram 5 Orang, Denpom/IX/2-mataram 2 orang, Lanal Mataram 2 orang, Lanud Rambige 2 orang. Polres KSB 5 orang, Dinas PU 3 orang, Dinas BPMPD 3 orang dan Pemda KSB 5 orang. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa Barat DR
Ir HW Musyafirin pada tanggal 4 April 2018 lalu.

Kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba terhadap siswa SMP Ai’ Kangkung dalam TMMD 101

TMMD 101 melaksanakan 9 sasaran fisik dan 10 sasaran non fisik berupa program penyuluhan.

Program fisik yang dilaksanakan itu antara lain, Pembuatan Jalan Usaha Tani sepanjang 2800 m x 6 meter. Pembuatan Jalan Usaha Tani, 1200 m x 6m. Pembuatan Pagar Pura, 126 meter. Rehab Mushallah,10,5m x 10,5 meter.Pemasangan talud Irigasi. 800 meter. Pembangunan Pos Kamling ukuran 2,5 M x 2,5 M 4 buah, Pembuatan Duiker 3 buah, pembuatan MCK, ukuran 3m x2m 4 buah dan pembuatan tempat wudhu Mushallah 2m x4m.

Sedangkan kegiatan non fisik diantaranya meliputi, penyuluhan bidang agama,penyuluhan bidang PPBN dan Wasbang, penyuluhan Bidang Kamtibmas dan Narkoba, Penyuluhan Bidang Pertanian dan Perkebunan, Penyuluhan Bidang Pendidikan,Penyuluhan Bidang Hukum,Penyuluhan Bidang Lingkungan Hidup, Penyuluhan Bidang KB, Penyuluhan Bidang Kesehatan dan Penyuluhan Bidang Peternakan.

Semua kegiatan baik fisik maupun non fisik ini dirasakan sangat penting bagi masyarakat. Desa Ai’ Kangkung secara geografis berada di wilayah selatan dan berjarak sekitar 64 km dari Taliwang, Ibukota Kabupaten Sumbawa Barat.

Masyarakat desa dimaksud terdiri dari berbagai macam etnis, suku, ras dan agama, seperti suku Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa dan Bima. Merek hidup berdampingan dalam satu kesatuan dan terlihat sangat harmonis, rukun dan damai, serta saling menghormati satu sama lainya.

Sebagai desa pesisir yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia, Ai’ Kangkung memiliki pantai yang sangat indah sebagai destinasi wisata potensial untuk dikembangkan. Setiap hari, turis domestik maupun mancanegara selalu ramai mengunjungi pantai yang memiliki ombak sangat menantang itu.

Potensi pantai ini menjadi salah satu yang dilirik untuk dikembangkan melalui Program TMMD 101 dengan pembangunan jalan pantai sepanjang 1.200 meter yang menghubungkan antara pantai dengan jalan desa serta jalan nasional. Selain itu, juga telah dibangun fasilitas MCK umum di pantai, membuat para pengunjung nyaman untuk berwisata.

“Kita berharap keberadaan pantai ini bisa menghasilkan menambah Pendapatan Asli Desa (PADes) dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Dandim.

Ia berharap ada tindak lanjut dari pemerintah daerah dengan memfollow up, apa yang dilakukan oleh jajaran TNI AD di lokasi TMMD, agar fasilitas dan perubahan karakter oleh TNI dapat ditingkatkan dan dimanfaatkan keberadaanya dengan baik dan benar serta untuk ditingkatkan kwalitasnya.

Letkol Arm Sumanto sebagai Dandim 1607/Sumbawa yang juga membawahi Kabupaten Sumbawa Barat ini mengatakan bahwa perlu adanya Penanganan segera terhadap beberapa persoalan karakter anak bangsa yang harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak, disebabkan karakter anak bangsa makin lama makin terkikis.

Salah satu yang sangat memperihatinkan adalah cepatnya penyebaran berita Hoax atau bohong di masyarakat melalui media sosial yang terkesan mengadu domba dan sangat mengancam keutuhan dan kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Dandim budaya gotong royong, saling hormat menghormati satu sama lainya dalam kehidupan bermasyarakat di negeri ini sangat kuat, namun kondisi itu kian terkikis yang disebabkan moral anak bangsa sudah terkontaminasi dengan kemajuan teknologi saat ini.

“Lewat kegiatan TMMD ini kita merubah pola pikir dengan memberikan serta mengingatkan kembali tentang Wawasan kebangsaan yang merupakan bagian dari pertahanan nasional. Dengan memperkuat kembali rasa saling hormat-menghormati dan bergotong royong dalam hal yang positif di tingkat masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, warga masyarakat desa Ai’ Kangkung, menyatakan rasa bangga dan terimakasihnya kepada jajaran TNI yang telah memberikan manfaat dan dampak positif dalam kehidupan bermasyarakat setempat.

“Saya mewakili masyarakat desa Ai’ Kangkung menyatakan terima kasih yang mendalam atas partisipasi serta kepedulian dari TNI terhadap desa kami, yang telah bersedia dan meluangkan waktu dan pemikiran dalam membangun desa dan masyarakat di tempat ini,” ungkap Kepala Desa Ai’ Kangkung, Ratnawati.

Pantauan penulis di lokasi TMMD di desa Ai’ Kangkung, kebersamaan antara TNI dan rakyat sangat terasa. Ini terlihat dari kehidupan sehari-hari selama kegiatan berlangsung. Anggota satgas TMMD tinggal di rumah warga, penuh keakraban dan kekeluargaan. Mereka aktif melaksanakan ibadah dan kegiatan lainnya secara bersama-sama.

Lalu Abdul Gafar Jayadi, warga RT. 02 Dusun Senutuk, yang diwawancarai seputar kehadiran para anggota Satgas TMMD dikediamannya, menyatakan rasa bangga dan haru, dengan memilih rumahnya sebagai tempat tingal anggota Satgas TMMD. Meski makan, minum serta tidur seadanya beralas tikar, para prajurit itu tidak sedikitpun mengeluh.

Bahkan para anggota satgas ini menunjukan etika sopan santun, baik dalam tutur kata dan bahasa serta tindakannya, membuat pemilik rumah merasa malu. Pasalnya, nyaris setiap hari bangun tidur mereka membersihkan halaman rumah meski mereka baru pulang dari lokasi kerja.

“Kami belum bangun, mereka sudah membersihkan halaman rumah kami. Sehabis itu, mandi dan sholat berjamaah dengan kami, inilah hal yang takan terlupakan dan akan selalu menjadi kenangan bagi saya dan keluarga. Saya merasa bahwa mereka bukan orang lain, melainkan keluarga dan anak saya,” ungkap Lalu Abdul Gafar Jayadi.

Anggota Satgas TMMD, Serka Bambang, yang tinggal di rumah warga, mengaku banyak mendapat ilmu dan pengalaman baru, dari berbagai hasil diskusi dan komunikasi serta dalam kehidupan sehari-hari selama TMMD berlangsung. Tuan rumah menurutnya, sangat menghargai tamu dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada dia dan teman-temanya.

“Selama saya disini secara pribadi banyak mendapat ilmu dan bimbingan kerohanian, rasanya berat untuk meninggalkan mereka. Mereka sangat baik terhadap kami dan memperlakukan kami tidak ubahnya seperti anak dan keluarga sendiri. Insya Allah kami akan tetap mebangun komunikasi dengan beliau meski kegiatan TMMD telah berakhir,” ungkap Bambang.(*)

*) Penulis adalah Wartawan Media Online kabarntb.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses