Operasi Katarak Gratis HPS 2018 Sasar Ratusan Warga di Sumbawa

KabarNTB, Sumbawa – Ratusan masyarakat ikut dalam kegiatan operasi katarak gratis yang diselenggarakan untuk memperingati hari Penglihatan Sedunia (HPS) tahun 2018 oleh The Fred Hollows Foundations (FHF) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Perdami Provinsi NTB di Rumah Sakit HL. Manambai Abdul Kadir Sumbawa (RSMA) Sumbawa, Senin 15 oktober 2018/

Selain operasi katarak gratis, kegiatan sosial tersebut juga diisi dengan pembagian kacamata untuk anak Sekolah Dasar (SD) yang mengalami gangguan refraksi.

Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Sosial Kemasyarakatan, Hj Nurhandini Eka Dewi yang membuka kegiatan tersebut, mengatakan bahwa angka kebutaan di NTB mencapai 4 persen dari jumlah penduduk usia 50 tahun ke atas.

Khusus di Sumbawa ada 17.800 masyarakat yang bermasalah dengan penglihatan atau kebutaan. Dari jumlah tersebut 2.538 diantaranya sudah dioperasi.

“Jadi masih mencari 14 ribu lagi yang punya masalah di penglihatan. Inilah peran dari para dokter dan perawat puskesmas yang sudah dilatih. deteksi dini, periksa lebih awal masyarakat kita,” ujarnya.

Selain itu, ada 19 persen anak-anak yang mempunyai masalah pada mata sehingga mengharuskan mereka menggunakan kacamata. Mengatasi hal ini, pihaknya berharap adanya perhatian lebih dari orang tua untuk memberikan makanan bernutrisi dan banyak mengandung vitamin A bagi anak pada masa bayi dan balita. Operasi katarak menurutnya, bukan solusi.

“Yang betul adalah sejak anak kita bayi, balita dan memasuki usia dewasa kita menjaga bersama penglihatan kita, penglihatan keluarga kita. Sehingga kita bisa menurunkan angka kebutaan yang ada di NTB pada umumnya dan Kabupaten Sumbawa pada khususnya,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, H. Didi Darsani,  menyampaikan bahwa estimasi penderita katarak di Kabupaten Sumbawa dihitung berdasarkan rumus untuk buta katarak 2 mata sebesar 4% dari jumlah penduduk, sedangkan buta katarak satu mata sebesar 8% dari jumlah penduduk. Sementara untuk pertambahan setiap tahun sebesar 0,1% dari jumlah penduduk.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga telah berupaya melaksanakan kegiatan operasi katarak sejak tahun 2009, yang secara rutin dilaksanakan dengan sasaran lebih kurang 300 pasien setiap tahunnya dan total kasus yang telah operasi hingga saat ini dan terakhir dilaksanakan oleh TNI AL Bulan September 2018 yang lalu sebanyak 2.538 pasien,” jelasnya.

Pemerintah daerah menghimbau Dinas kesehatan dan jajarannya selain upaya kuratif dan rehabilitatif melalui operasi katarak, perlu juga dibarengi dengan upaya promotif dan preventif untuk menghambat laju pertumbuhan katarak. Sebab katarak merupakan suatu keadaan kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan ketajaman penglihatan berkurang, menjadi kabur dan bahkan menyebabkan kebutaan.

Target sasaran untuk operasi katarak gratis kali ini sebanyak 200 orang. Kemudian pemberian kacamata kepada belasan perwakilan anak SD yang mengalami gangguan refraksi.

Untuk anak-anak, setelah dilakukan screening mata terdapat 106 anak dari 5 sekolah di Kabupaten Sumbawa yang akan diberikan kacamata dengan harapan mereka dapat belajar dengan baik tanpa terganggu lagi penglihatannya setelah memakai kacamata.(JK)

Komentar