Wabup KSB Blak-blakan Soal Pungli di RSUD Asy Syfa

KabarNTB, Sumbawa Barat – Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, blak-blakan soal adanya pungutan liar (Pungli) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy Syfa.

Dalam pertemuan dengan manajement dan pegawai usai melakukan Sidak ke semua unit pelayanan, Rabu pagi 16 Januari 2019, Wabup dengan tegas menyatakan ada Pungli di RSUD setempat.

“Saya dengar (laporan) disini ada pungli. Saya kasi kesempatan satu kali lagi. Kalau tidak (berubah) saya pecat!,” tegas Wabup didepan Direktur dan puluhan karyawan RSUD Asy Syfa.

Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin mengecek sistem pendaftaran dan pelayanan Pasien di RSUD Asy Syfa

Wabup menyatakan dirinya sebagai pimpinan daerah mungkin masih bisa mentolelir adanya pungli tersebut dengan menjatuhkan sanksi kepada oknum yang melakukan. Tetapi jika kasus tersebut diketahui oleh aparat penegak hukum, maka tidak ada maaf, pasti berlanjut ke proses hukum dan pelakunya selain dihukum penjara, juga akan dipecat.

“Kalau statusnya ASN (PNS) maka akan dipecat tanpa jaminan pensiun. Jadi saya ingatkan, jangan coba-coba,” imbuhnya.

“Sudah ada contohnya. Bekas ASN yang bekerja di kesehatan juga. Punglinya hanya 250 ribu, disidak Tipikor kena delapan bulan (penjara). Mulai Januari ini gajinya distop. Sebentar lagi kita tunggu putusan (judicial review) MK. Kalau tidak ada perubahan atas SKB tiga menteri, otomatis akan dipecat tanpa jaminan pensiun,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut Wabup juga langsung mengambil keputusan memindahkan seorang oknum karyawan RSUD Asy Syfa ke unit kerja yang lain.

“Mana … (menyebut nama), berdiri. Mulai hari ini kamu saya pindahkan ya. Saya nggak mau dibelakang ngomongnya. Keluar dari rumah sakit, saya kasi kesempatan. Kalau berbuat satu kali lagi, saya pecat. Ingat yang lain, tidak boleh ada persekongkolan. Hati-hati. Ini untuk kebaikan kalian,” tegasnya.

Wabup mengingatkan bahwa untuk mendapatkan pekerjaan sangat sulit dsn mesti bersaing dengan para pencari kerja lainnya. Jadi pekerjaan mesti dicintai dengan bekerja ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh. Jangan sampai pekerjaan yang sudah didapat dikorbankan hanya untuk uang yang nominalnya tidak seberapa.

“Apalagi yang PTT ya, hati-hati. Jangan menjadi orang yang berbuat tidak baik disini. Jangan menjadi kotoran (bagi yang lain) disini,” imbuhnya mengingatkan.

Sebelumnya Wabup yang didampingi Asisten Administrasi Umum dan Aparatur, Kepala BKD dan Kepala Dinas Kesehatan, melakukan Sidak pada semua unit pelayanan di RSUD Asy Syfa. Mulai dari loket pendaftaran, ruang gawat darurat, poli, hingga ruang perawatan di cek secara menyeluruh.

Wabup juga mencoba sistem pendaftaran pasien dan pembayaran di front office RSUD. Terkait pelayanan itu, Ia meminta agar Direktur RSUD menggunakan sistem pendaftaran dan pembayaran biaya perawatan secara online untuk menutup ruang terjadinya penyimpangan.

Selain itu manajemen RSUD juga diminta terus berupaya meningkatkan pelayanan untuk lebih memudahkan pasien dan masyarakat.

Usai melakukan Sidak dan pertemuan dengan manajemen dan karyawan RSUD, Wabup menyempatkan diri menjenguk dan memberi motivasi kepada sejumlah pasien yang sedang menjalani perawatan.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.