Pulau Sumbawa Per 19 Februari, 749 Kasus Gigitan Anjing, 6 Orang Meninggal Akibat Rabies

KabarNTB, Mataram – Hingga Selasa 19 Februari 2019, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, mencatat telah terjadi sebanyak 749 kasus gigitan anjing di Pulau Sumbawa.

Dari 749 orang korban dalam kasus gigitan anjing ini, 742 orang diantaranya sudah di vaksin.

“Tersisa 7 orang lagi yang belum di vaksin. Kalau jumlah anjing yang positif rabies totalnya ada 30 ekor yaitu di Dompu 26 ekor dan 4 ekor lainnya di Sumbawa. Sementara total yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 6 orang,” ujar Kepala Dikes NTB, dr Nurhandini Eka Dewi, Selasa di Mataram.

ilustrasi (net)

Dari total kasus gigitan anjing itu, terbanyak terjadi di Kabupaten Dompu dengan jumlah 709 orang (per tanggal 19 Februari) dari sebelumnya sebanyak 685 orang (per tanggal 17 Februari). 702 orang korban diantaranya telah diberikan vaksin.

“Adapun jumlah anjing yang positif rabies di Dompu sebanyak 26 ekor dan enam (6) orang meninggal dunia,” imbuh Kadikes.

Di Kabupaten Bima, sambung dokter Eka, sebelumnya ada 14 orang (per tanggal 17 Februari) yang digigit anjing. Jumlah itu bertambah lima (5) orang lagi (per tanggal 19 Februari) menjadi 19 orang. Seluruh korban gigitan anjing di Bima (19 orang) telah diberikan vaksin. Namun di Kabupaten Bima tidak ada korban (meninggal) akibat rabies.

Sementara untuk Sumbawa, jumlah kasus gigitan anjing masih tetap, yakni 21 orang tergigit anjing dan telah di vaksin.

“Kemudian anjing yang postif rabies ada empat (4) ekor. Tidak ada korban yang meninggal dunia di Sumbawa,” jelasnya.

Untuk vaksin, dari 3.609 (Vial) vaksin anti rabies dan serum anti rabies yang di distribusikan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, yang sudah terpakai sebanyak 2.027 vial dan tersisa 1.582 Vial.(VR)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.