Husni Jibril Ungkap Kedekatan dengan Demokrat dan Saad Abdullah

KABAR UTAMA, POLITIK155 Dilihat

KabarNTB, Sumbawa — Politisi senior PDI Perjuangan yang juga Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril, menegaskan tetap menjalin hubungan baik dengan parpol pengusung dan mantan kompetitornya di Pilkada Sumbawa 2015 lalu.

Salah satu parpol dimaksud adalah Partai Demokrat, sedangkan mantan kompetitor di Pilkada Sumbawa 2015 adalah HA Saad Abdullah.

Seusai melantik pengurus KONI di GOR Mampis Rungan Senin 15 Juli 2019, Husni menyatakan hubungan koalisi PDI Perjuangan dengan Demokrat hingga saat ini tetap terjalin dengan baik.

Hal itu diungkapkan Husni, menanggapi sejumlah yang mulai beredar menjelang Pilkada Sumbawa 2020 mendatang.

Ia mengakui terkait calon yang akan mendampinginya di Pilkada, sejauh ini belum ada keputusan.

“Sejauh ini saya belum membuka diri ke arah sana, jadi belum ada yang datang. Akan tetapi saya dengan Demokrat, dari sejak saya diberikan dukungan, sampai sekarang saya pelihara betul hubungan baik antara saya sebagai pribadi atau saya sebagai pengurus partai PDIP dengan Demokrat sebagai partai yang sudah mendukung saya. Itulah cara saya berpolitik, saya tidak mengangap dia sebagai lawan apalagi musuh,” ungkap Husni Djibril.

HM Husni Djibril – HA Saad Abdullah

Sementara hubungannya dengan Ketua Partai Nasdem Sumbawa, HA Saad Abdullah, ia menegaskan hubungan emosional tersebut sudah lama terjalin dengan baik. Bahkan dirinya telah menganggap keluarga HA Saad Abdullah sebagai bagian dari keluarganya.

“Saya dengan ketua Nasdem itu dari kecil dekat, bahkan kami satu rumah dulu di Jogja. Keluarga saya dengan keluarga beliu ini sangat dekat. Banyak orang yang tidak tahu ini. Bahkan saya jadi orang seperti ini karena dididik oleh kakaknya pak Saat Abdullah selama 5 tahun” ungkapnya.

Dirinya juga mengakui bahwa belum lama ini Keluarganya bersama keluarga H Saad Abdullah terlihat akrab dalam sebuah jamuan makan malam.

“Benar saya mengundang keluarga beliau dalam jamuan makan malam. Namun momen tersebut tidak ada sentuhan politik, lantara pertemuan tersebut merupakan pertemuan keluarga dan kami belum pernah berbicara sampai sejauh itu,” imbuhnya.

Disisi lain, banyak harapan, termasuk masyarakat yang penasaran terhadap siapa calon pendamping Husni Djibril sebagai petahana. Bahkan beredar di masyarakat bahwa Ia akan menggandeng pendamping dari PKS serta nama lainnya yang telah beredar luas di masyarakat.

Husni Djibril menyatakan hal itu sah-sah saja. Ia mengklaimnya sebagai bukti kinerja yang telah dilakukan selama ini bisa dikatakan baik-baik saja atau tidak gagal atau paling tidak menurut penilaian masyarakat cukup baik.

“Ketika ada parpol yang melirik saya dan ingin ikut mendampingi saya artinya saya bukan berarti tidak memiliki kegagalan, tetapi paling tidak dalam penilainnya mereka cukup baik. Ini dalam persepsi saya, silahkan tanya kepada mereka kenapa mau mengandeng saya. Tentu ada alasannya. Berarti saya tidak gagal-gagal amat seperti apa yang di ungkapkan lawan-lawan politik saya,” pungkasnya.(JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses