Proyek Boulevard Jalan Garuda Dilanjutkan April 2020

KabarNTB, Sumbawa – Proyek lanjutan pelebaran Jalan Garuda Kota Sumbawa dengan dua jalur siap dikerjakan di tahun 2020 ini. Untuk melihat kesiapan tersebut, Pemkab Sumbawa melalui Bagian Pertanahan dan Satker PJN Wilayah II Provinsi NTB melakukan pertemuan dan pengecekan lapangan, Selasa 28 Januari 2020.

“Rapat tadi antara Pemda dengan Satker Jalan itu terkait dengan rencana pembangunan jembatan dan jalan. Rencananya kalau tidak salah tadi informasi Februari ini sudah ada pemenang tender. Sehingga tadi kami langsung turun mengecek batas-batas tanah pemerintah yang telah dibebaskan, yang telah dibayar,” ujar Kabag Pertanahan Setda Sumbawa, Khaeruddin kepada wartawan didampingi Kasubbag Pengadaan Tanah, Surbini.

Kabag pertanahan Setda Sumbawa di Lokasi pembangunan lanjutan proyek boulevard Jalan Garuda

Selain terkait pelebaran Jalan Garuda, jelasnya, pertemuan yang dilakukan juga membahas tentang pembangunan jembatan pelempit. Rencananya jembatan akan dibangun dua unit, sebab Jalan Garuda akan menyambung dengan dua jalur.

“Rencananya dibangun 2020 ini melalui dana APBN,” tambahnya.

Dikatakannya, untuk pembebasan lahan sudah selesai dilakukan tahun 2019 lalu. Termasuk dengan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait dalam pembersihan utilitas yang ada. Diharapkan, lahan yang telah dibebaskan sesuai dengan rencana desain.

Saat ini proses tender masih berproses. jika tidak ada kendala, maka hasilnya diumumkan pada bulan Februari dan pengerjaan dapat dilakukan sekitar Maret atau April mendatang.

“Itu harapan kami mudah-mudahan tanah yang kami bebaskan ini sudah sesuai kondisi dengan desain. Mudah-mudahan, sehingga program pembangunan nanti baik jalan maupun jembatan itu bisa berjalan sesuai dengan rencana,” terangnya.

Sementara PPK Satker PJN Wilayah II NTB ruas jalan dalam Kota Sumbawa-Poto Tano Mustafa ST MT menyampaikan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR menggelontorkan anggaran Rp 47 Miliar untuk pembangunan ruas dua jalur (boulevard) jalan garuda tahun ini.

“Anggaran itu untuk pembangunan jalan garuda sepanjang 1,5 Kilometer dan jembatan pelimpit Brang Biji,” ujarnya.

Dirincikannya, untuk pembangunan lanjutan jalan Garuda tahap II, dari depan Perum Bulog hingga depan IGD RSUD Sumbawa menelan anggaran sekitar Rp 12 Miliar dan untuk pembangunan jembatan pelimpit sebesar Rp 35 Miliar.

“Saat ini proses tender sedang berlangsung dan diharapkan action lapangan dilaksanakan paling lambat Maret 2020 mendatang,” pungkasnya.(JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses