Seorang PDP Meninggal di RSMA, Bupati KSB Harapkan Masyarakat Jujur Saat Diperiksa

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin, mengungkap bahwa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial Tn S (64 tahun) warga RT. 001/008 Lingkungan Semoan, Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang yang meninggal dunia pada Sabtu pagi 18 April 2020, telah mengalami sakit sebelum ditetapkan sebagai PDP dan dirujuk ke Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) Sumbawa pada 16 April lalu.

“Berdasarkan keterangan keluarga, pasien mengalami sakit dengan keluhan demam, batuk, dan nyeri ulu hati sejak 6 April 2020. Tanggal 16 April 2020, pukul 09.45 Wita pasien dibawa ke IGD RSUD Asy Syfa dengan keluhan batuk dan sesak nafas. Berdasarkan hasil pemeriksaan dikategorikan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan (hasil) rapid test reaktif dan selanjutnya pukul 14.45 Wita dirujuk ke Rumah Sakit HL Manambai Abdulkadir Sumbawa Besar untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Bupati HW Musyafirin, dalam keterangan resmi Sabtu siang.

Suasana posko pengecekan terhadap pelaku perjalanan di Posko pintu masuk wilyah di Poto Tano. Bupati KSB HW Musyafirin mengharapkan masyarakat jujur kepada petugas saat diperiksa

“Pada tanggal 18 April 2020, pukul 05.30 Wita, pasien meninggal dunia dan terhadap pasien sudah dilakukan swab dan hingga saat ini menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Seluruh rangkaian penatalaksanaan penanganan jenazah telah dilaksanakan sesuai protokol,” imbuhnya.

Bupati juga mengungkap bahwa pasien bersangkutan tidak mempunyai riwayat bepergian ke luar daerah Kabupaten Sumbawa Barat dan atau tidak kontak dengan pasien positif covid-19 dalam 14 hari terakhir sebelum sakit.

“Hingga saat ini ditemukan 12 orang kontak erat pasien dan telah dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil non reaktif serta telah dilakukan tindak lanjut sesuai protokol kesehatan,” jelasnya.

Ia mengharapkan kepada segenap masyarakat kabupaten Sumbawa Barat untuk tetap tenang, jujur saat skrining atau pemeriksaan, selalu memakai masker dan disiplin dalam menerapkan physical distancing, hindari keramaian, kurangi aktifitas di luar rumah, selalu cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer serta menerapkan PHBS.

“Alhamdulillah sampai dengan hari ini di Kabupaten Sumbawa Barat belum ditemukan pasien yang dinyatakan positif Covid-19,” demikian Bupati HW Musyafirin.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.