HMS Salurkan Bantuan Beras ke UNSA dan UTS serta Sejumlah Desa di Sumbawa

KabarNTB, Sumbawa – Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) dari Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa), H Muhammad Syafruddin kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Sumbawa ditengah pandemi Covid-19.

Politisi yang akrab disapa HMS itu menyalurkan bantuan beras yang didroping melalui relawan sekaligus Kuasa Hukumnya Surahman MD ke sejumlah lembaga pendidikan dan pemerintah desa.

Surahman MD mengatakan, lembaga pendidikan dimakasud adalah Universitas Samawa (UNSA) sebanyak 240 zak beras dalam kapasitas 5 kg dan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) sebanyak 20 zak. Juga disalurkan bantuan beras ke Desa Labuhan Burung 49 zak, Desa Terusa 4 zak dan Kecamatan Sumbawa 51 zak. “Bantuan kali ini oleh HMS kepada UNSA karena beliau merupakan Dewan Penyantun UNSA,” jelas Surahman, usai menyerahkan bantuan secara simbolis yang diterima Ustad Syaichu Rauf di UNSA.

Penyerahan secara simbolis bantuan beras dari HMS oleh relawan sekaligus kuasa hukummya Surahman MD di Dea Labuhan Burung Kabupaten Sumbawa

Sebelumnya, HMS, sambung Surahman, juga telah menyalurkan bantuan ke tiap-tiap kecamatan sebagai wujud tanggungjawab sosial dalam upaya penanggulangan penyebaran wabah Covid-19. “Selain itu beliau juga telah mendonasikan 50 persen gajinya selaku wakil rakyat yang kini duduk sebagai anggota DPR-RI Dapil Pulau Sumbawa dari Fraksi PAN untuk program penanganan dan pencegahan wabah ini,” imbuhnya.

Bantuan yang juga disebar ke sejumlah desa itu, juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dan masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan langsung dari Pemerintah di pedesaan. Di Desa Terusa dan Desa Labuhan Burung bantuan diterima langsung oleh kepala desa masing-masing.

Kepala Desa Labuhan Burung Iskandar Putra yang didampingi oleh BPD, Kepala Dusun, Babinsa dan Babinkamtibmas, menyampaikan terimakasih dan apresiasi tinggi karena dengan adanya bantuan tersebut warganya yang saat ini terdampak Covid-19 dapat terbantu.

“Di masa pandemi ini, kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan oleh masyarakat sangat terbatas karena adanya himbauan dari pemerintah untuk mengurangi akifitas di luar rumah untuk memutus mata rantai penyebaran wabah. Karena itu masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini,” ungkapnya.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.