Seorang Kepala Puskesmas di KSB Positif Covid-19

KABAR UTAMA140 Dilihat

KabarNTB, Sumbawa Barat – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, mengumumkan penambahan 18 kasus baru positif per hari Senin 01 Juni 2020. Dua diantara kasus baru positif itu berasal dari Kabupaten Sumbawa Barat dan merupakan warga Desa Beru Kecamatan Brang Rea.

Positif pertama adalah Pasien nomor 666, an. An. MLH, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Desa Beru, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 384. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa Barat dengan kondisi baik.

Sedangkan positif kedua adalah Pasien nomor 667, an. Tn. IBSG, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Beru, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. “Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 385. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa Barat dengan kondisi baik,” jelas Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, HL Gita Ariadi dalam pernyataan resmi Senin petang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemda KSB, H Tuwuh

Pasien nomor 667 NTB sendiri atas nama Tn. IBSG merupakan perawat dan menjabat sebagai Kepala Puskesmas Brang Rea, KSB. “Beliau memang Kepala Puskesmas Brang Rea dan saat ini sudah menjalani karantina di Rusunawa Belisung,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas KSB, H Tuwuh, kepada KabarNTB, Senin petang.

IBSG merupakan positif Nomor 12 KSB. Haji Tuwuh menjelaskan, sebagai petugas kesehatan yang berada di garis depan, yang bersangkutan memang memiliki riwayat kontak dengan satu keluarga di Desa Beru yang sebelumnya telah diumumkan positif Covid-19.

“Saat menjalankan tugas, Beliau pernah datang dan kontak dengan positif lainnya di Desa Beru yang masih satu keluarga,” imbuhnya.

Sementara Pasien nomor 666, an. An. MLH, laki-laki, usia 2 tahun, merupakan orang ketujuh dalam satu keluarda di Desa Beru yang diumumkan positif. Sebelumnya, kedua orang tua dan kakak MLH (positif 11 KSB) telah lebih dulu diumumkan positif dan saat ini menjalani karantina terpusat di Rusunawa Belisung dan semuanya dalam keadaan baik.

“Gugus tugas saat ini terus melakukan tracing kontak untuk mencari orang-orang yang pernah terlibat kontak dengan pasien positif. Untuk masyarakat yang merasa pernah kontak kami minta melaporkan diri ke fasilitas kesehatan terdekat atau ke posko gugus tugas,” demikian Haji Tuwuh.

Dengan adanya tambahan dua kasus baru positif ini, maka sampai Senin 01 Juni 2020, total jumlah positif covid-19 di KSB sebanyak 12 orang dengan rincian 10 orang masih karantina, 1 orang meninggal dunia dan 1 orang sembuh.(EZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Terbaru