Seorang Lelaki Ditemukan Tewas Gantung Diri di Sekotong Barat Lobar

KabarNTB, Lombok Barat – Warga Dusun Aik Semin Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki – laki dalam kondisi tergantung di sebuah pohon diatas bukit yang berlokasi tidak jauh dari pemukiman warga setempat, Jumat 18 September 2020.

Polsek Sekotong yang menerima informasi tentang penemuan mayat tersebut langsung turun ke lokasi . Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, yang memimpin personelnya mengecek TKP, menyebut, dari keterangan awal saksi-saksi, diduga laki-laki dimaksud tewas gantung diri.

Proses evakuasi korban oleh anggota Polsek bersama masyarakat setempat

Korban diketahui bernama I Ketut Suparsa Alias Tutde yang berprofesi sebagai pedagang dan merupakan warga Gubuk Bali Dusun Keterek, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Lombok Barat. Jasad korban pertamakali ditemukan oleh Sumiatun, perempuan 39 tahun warga Dusun Persiapan Aik Semin yang langsung melaporkan hal tersebut kepada Kepala Dusun setempat.

“Selanjutnya Kadus mengecek kebenaran informasi, dan benar ada yang gantung diri dan melaporkannya ke Polsek Sekotong. Dari keterangan saksi-saksi, dugaan awal laki-laki tersebut merupakan korban gantung diri,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelumnya korban sudah sering mencoba bunuh diri. Korban juga pernah masuk Rumah Sakit Jiwa Selagalas sebanyak dua kali dan pernah mencoba bunuh diri.

“Pihak keluarga sendiri sudah menerima atas meningalnya korban dan langsung membawa korban kerumah duka,” imbuhnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dokter Puskesmas Pelangan, tidak di temukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, sehingga diduga korban murni gantung diri.

“Dari hasil pemeriksaan Dokter puskesmas, korban diperkirakan gantung diri sekitar tujuh jam sebelum ditemukan,” ujarnya.(NK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses