Fud Syaifuddin Jawab Tuntas Aspirasi Masyarakat Desa Sermong

KabarNTB, Sumbawa Barat – Calon Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, menjawab tuntas sejumlah persoalan dan aspirasi yang disampaikan warga Desa Sermong kecamatan Taliwang dalam kampanye terbatas yang dilaksanakan di desa setempat, Jum’at 23 Oktober 2020.

Dalam kampanye yang dilaksanakan di 4 titik di Desa Sermong, warga yang sangat antusias, menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi kepada Fud Syaifuddin yang hadir bersama istri, Neni Apriati dan sejumlah pengurus parpol pengusung. Mulai dari keinginan agar program – program pemberdayaan seperti Santunan Lansia dan Disabilitas tetap dilanjutkan, beasiswa untuk mahasiswa, proteksi harga gabah, bibit dan pupuk, hingga rumah bersubsidi.

Fud Syaifuddin memastikan semua program bantuan maupun pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan selama kepemimpinannya bersama Bupati HW Musyafirin tetap akan dilanjutkan. Masalah ada kekurangan – kekurangan dalam pelaksanaan program-program tersebut merupakan hal yang wajar dan itu akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kedepan,” ucapnya.

Calon wakil bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin menjawab berbagai pertanyaan dari seorang Lansia warga Desa Sermong dalam kampanye terbatas, Jum’at (23/10). Warga desa setempat berharap agar program pro rakyat kecil yang dilaksanakan pasangan Firin – Fud tetap dilanjutkan

Soal harga gabah yang anjlok di musim panen, Fud menyatakan pemerintah daerah telah berupaya maksimal dengan menghadirkan Gudang Bulog yang berlokasi di Desa Lamusung kecamatan Poto Tano. Keberadaan gudang ini diharapkan menjadi solusi untuk menyerap gabah petani agar harga tetap stabil dan menekan permainan harga yang dilakukan tengkulak. Terkait masalah bantuan bibit, Fud menjelaskan, selain dari pemerintah daerah, bantuan bibit untuk petani juga bersumber dari APBN Kementerian Pertanian dan dari Pemerintah Provinsi. Proses pengadaan bibit tersebut dilaksanakan lewat mekanisme tender. Faktor kualitas menjadi perhatian serius dalam proses pengadaan bibit dimaksud.

“Bulog hadir untuk pengamaman dan memberikan kepastian harga bagi petani. Tapi kan ada saja oknum masyarakat (tengkulak) yang mencari untung. Karena itu Desa dan BPD harus berperan untuk (mencegah tengkulak masuk setiap musim panen). Selain itu Pemda juga menggelontorkan anggaran untuk pengamanan harga gabah lewat kerjasama dengan pihak ketiga. Demikian juga bantuan bibit. Persoalan ini akan menjadi catatan bagi kami,” ujarnya.

Terkait masalah beasiswa untuk mahasiswa. Pemda, katanya, sebelumnya menganggarkan secara khusus di APBD anggaran untuk beasiswa yang diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa KSB baik yang kuliah di dalam daerah maupun yang kuliah di luar daerah. Namun sejak kewenangan pengelolaan pendidikan atas (SMA) dan pendidikan tinggi diambil alih provinsi, Pemda tidak bisa lagi menggelontorkan anggaran untuk program tersebut karena akan menjadi temuan BPK, mengingat kewenangan Pemda hanya sampai pendidikan menengah (SMP).

Tapi sebagai solusi agar seluruh anak KSB bisa mengecam pendidikan tinggi, Pemda menggelontorkan program beasiswa untuk mahasiswa berprestasi. Beasiswa ini khusus untuk mahasiswa berprestasi dengan syarat standar IPK 3,00. “Jadi khusus untuk anak yang pintar yang memenuhi standar IPK yang ditetapkan. Begitu juga untuk mahasiswa tidak mampu,” jelasnya.

Sementara mengenai aspirasi masyarakat terkait rumah bersubsidi, Fud Syaifuddin menjelaskan bahwa Pemda KSB memang memiliki program rumah bersubsidi, tetapi khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) belum ada yang diperuntukkan bagi masyarakat umum.

“Lalu bagaimana dengan masyarakat yang belum memiliki rumah atau rumahnya tidak layak ? Kami melaksanakan program rehab rumah. Bagi warga tidak mampu yang tidak punya rumah, dengan syarat memiliki tanah, kami akan bantu membangunkan rumah. Sementara untuk rumah yang tidak layak, dibantu lewat program bedah rumah. Pelaksanaan program ini dengan harapan agar semua rakyat KSB bisa hidup layak. Selain punya penghidupan yang layak, juga punya tempat tinggal yang layak,” bebernya.

Masyarakat Desa Sermong yang antusias untuk hadir di setiap titik kampanye berkomitmen untuk memenangkan pasangan Firin – Fud di Pilkada 9 Desember mendatang. Masyarakat setempat menilai berbagai program yang dilaksanakan pasangan tersebut di periode pertama telah dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat kecil.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.