Jalan Penghubung Antar Wilayah Jadi Prioritas Jarot – Mokhlis

KabarNTB, Sumbawa – Pasangan calon bupati – wakil bupati Sumbawa Nomor urut 5, Jarot – Mokhlis akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan penghubung antara wilayah dan listrik jika terpilih di Pilkada 9 Desember mendatang.

Sejumlah desa terpencil di Kecamatan Batu Lanteh, Kecamatan Moyo Utara dan beberapa Kecamatan lainnya hingga sekarang belum menikmati jalan yang layak. Listrik juga demikian, sekitar 44 dusun di Kabupaten Sumbawa belum menikmati aliran listrik dan hanya mengandalkan tenaga surya yang kapasitasnya sangat kecil.

“Kami akan membangun infrastruktur penghubung antara wilayah yaitu jalan-jalan penghubung dan pelabuhan,” ujar Calon Bupati Haji Jarot, Senin 30 Noveber 2020.

Pasangan calon Jarot – Mokhlis menyapa masyarakat dalam suatu kesempatan

Jarot berjanji bersama calon Wakil Bupati Mokhlis akan berusaha memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting tersebut. Karena persoalan ini menurutnya menjadi salah satu hambatan besar untuk maju dan sejahteranya masyarakat Sumbawa secara umum.

“Efek domino dari sulitnya akses jalan akan menghambat pembangunan sarana dan prasarana, hal ini juga akan berdampak pada segala bidang contoh saja pendidikan, pertanian, perdagangan dan lain sebagainya,” katanya.

Selain jalan, Jarot akan membangun pelabuhan penunjang pariwisata dan nelayan yang ada di sejumlah wilayah yang memiliki potensi besar seperti di Pulau Moyo dan spot-spot lainnya yang bisa dikembangkan.

Di pulau Moyo, begitu banyak kapal pesiar yang datang tetapi tidak ada tempat untuk kapal itu menyandar atau bermalam sehingga dampak dari datangnya tamu itu tidak bisa dinikmati oleh masyarakat di sekitar.

“Contoh saja di Labuan Haji Pulau Moyo, belum begitu memiliki fasilitas yang menunjang pariwisata padahal potensi wisata alamnya luarbiasa,” tuturnya.

Pasangan ini menilai, perbaikan fasilitas dan pembangunan infrastruktur penunjang di sana amatlah penting. Sehingga kapal-kapal yang datang ke pulau Moyo bisa menyandar di pelabuhan Labuan Haji untuk bermalam, jalan-jalan bahkan belanja.

“Untuk membangun pariwisata ini harus ada sinergi dengan pelaku pariwisata, anak muda yang kreatif, pengrajin barang unik, apalagi di situ bisa dimunculkan budaya dan seni asli Sumbawa, saya yakin spot wisata pulau itu akan maju pesat, Jika pariwisata maju maka ekonomi masyarakat akan bangkit,” katanya.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.