KSB Jalin Kerjasama dengan Kanwil Kemenkum HAM untuk Pengawasan Kekayaan Intelektual

KabarNTB, Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia NTB menjalin kerjasama pemantauan dan pengawasan kekayaan intelektual yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kantor Wilayah Hukum dan HAM NTB dengan Pemda KSB serta perjanjian kerjasama dengan instansi di Lingkungan Pemda KSB.

Kegiatan yang dilaksanakan di Taliwang, Rabu 07 April 2021 itu dimaksudkan untuk kemajuan kekayaan intelektual di KSB dan mendorong masyarakat untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektualnya di Kementerian Hukum dan HAM.

Bupati KSB, HW MUsyafirin bersama Kakanwil Kemenkum HAM NTB usai penandatanganan kerjasama pengawasan kekayaan intelektual

Kepala Kanwil kemenkumham NTB, Haris Sukamto, mengungkapkan masih banyak hasil karya masyarakat KSB yang belum terdaftar Hak Kekayaan Intelektual di bidang hukum. “Tarian, kesenian, apa lagi produk-produk UKM. Maka dari itu harus dilindungi dan kita dorong masyarakat untuk mendaftarkan HKI mereka karena ini akan berdampak kepada daya saing masyarakat untuk pembangunan daerah serta sebagai pengakuan hasil karya agar tidak ada pengakuan oleh orang lain,” jelas Haris.

Sementara Bupati KSB, HW Musyafirin, menyambut baik kerjasama ini. “Pemerintah akan mendorong dan memfasilitasi masyarakat khususnya para pelaku UKM di KSB untuk bisa mendaftarkan HKI, kalau bisa juga kita daftarkan teknologi tepat guna kita. Banyak hal-hal yang kita belum paham, secara teknis, prosedur, dan norma-norma. Sehingga forum ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Bupati.

Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Barapan Ayam dan piagam penghargaan kepada Pemerintah KSB sebagai Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum yang telah terintegrasi dengan Sistem JDIHN.(EZ/*)

Komentar