Dua Pemuda Pengoplos Obat Illegal Ditangkap, Ribuan Butir Tramadol Diamankan

KabarNTB, Mataram – Tim II Ops Direktorat Narkoba Polda NTB menangkap dua dua orang pemuda pengedar obat-obatan berbahaya masing-masing RJ dan TW warga Desa Pengenjek, kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa 20 Juli 2021. Kedua tersangka ditangkap di salah satu kompleks perumahan di wilayah Lingsar, Lombok Barat.

Wadir Resnarkoba Polda NTB AKBP Erwin Ardiansyah, mengatakan penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang di terima Ditresnarkoba Polda NTB tanggal 15 Juli 2021 bahwa di salah satu rumah di BTN di wilayah Lingsar sering terjadi penyalahgunaan narkotika, dan diduga sebagai tempat memproduksi, menyimpan dan mengedarkan obat yang tidak memiliki izin edar.

Tersangka beserta ribuan butir pil tramadol yang berhasil diamankan Tim Opsnal Dit Resnarkoba Polda NTB

“Setelah mendapatkan informasi A1 tim ops langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di kontrakannya dan melakukan penggeledahan di sekitar TKP,” ngkap Erwin.

Dari hasil penggeledahan, Tim Ops yang di pimpin Katim 2 Ipda I Made Mas Mahayuna, menemukan pipet kaca yang berisi kristal putih yang diduga sabu, 2 buah bong lengkap + pijet, satu buah korek api gas + kompor, 2 buah Hp android, satu buah dompet, satu buah buku tabungan BRI, 1 buah kotak hitam, 1 buah cetakan untuk oplosan obat-obatan. Selain itu juga ditemukan satu buah dus besar berisi obat Tramadol tablet 7.500 biji, Tremadol kapsul 2.500 biji dan Trihexyphenidil 20.000 Butir “Serta 3000 butir cangkang kapsul kosong berwarna hijau kuning serta satu buah plastik hitam,” ungkap Erwin.

Kedua pelaku di jerat dengan pasal 196 ancaman hukuman nya 10 tahun dan Pasal 197 ancamannya 15 tahun.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.