PTMSI KSB Prioritaskan Penguatan Internal dan Pembinaan Atlet Usia Dini

KabarNTB, Sumbawa Barat – Pengurus Provinsi Cabang Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia ( Pengprov PTMSI) NTB mendorong pengurus di kabupaten – kota untuk mengintensifkan pembinaan untuk menjaring potensi-potensi atlet tenis meja di seluruh NTB agar bisa diorbitkan ke level lebih tinggi.

“Target jangka pendek kita tentu konsolidasi organisasi, sementara untuk jangka panjang kita mendorong pembinaan atlet di seluruh kabupaten – kota. Potensi-potensi atlet itu ada di kabupaten – kota, sementara Pengprov hanya menampung atlet-atlet dari daerah yang memang berprestasi untuk kita orbitkan ke level nasional bahkan internasional,” ujar Ketua Pengprov PTMSI NTB, H Bambang Wicaksono, kepada KabarNTB usai melantik pengurus PTMSI Kabupaten Sumbawa Barat di Taliwang, Kamis 26 Agustus 2021.

Ketua Umum PTMSI KSB, Aheruddin Siddik menerima bendera PTMSI di acara pelantikan oleh Ketua Pengprov PTMSI NTB

PTMSI NTB, kata Haji Bambang, cukup berbangga karena ada atlet tenis meja daerah dareah ini yang mampu lolos ke PON. Meski karena kondisi pandemi Covid-19, cabang tenis meja diputuskan tidak dipertandingkan di PON Papua, namun keberhasilan petenis meja NTB lolos seleksi ke ajang bergengsi tingkat nasional tersebut menjadi motovasi bagi jajaran PTMSI untuk lebih giat dan fokus dalam pembinaan atlet.

“Kita akan berupaya memperbanyak event baik sekala lokal, regional maupun nasional. Untuk jangka panjang Pengprov menargetkan minimal tenis meja kita bisa sejajar dengan daerah-daerah lain. Pembinaan ini yang paling penting, termasuk di Sumbawa Barat, pengurus baru, semangat baru, tentu akan berpengaruh positif dalam upaya membumikan kembali tenis meja di NTB,” beber Haji Bambang.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa Barat, Aheruddin Sidik mendapat mandat sebagai Ketua Umum PTMSI KSB, didampingi H Riyadi sebagai Sekretaris dan H Sahabuddin sebagai Ketua Harian.

Aher menegaskan program utama di tiga bulan pertama kepengurusan adalah penguatan internal organisasi. Ia mengakui sebelumnya PTMSI di Sumbawa Barat terkesan mati suri dan hampir tidak ada kegiatan samasekali. Kondisi itu menurutnya, menjadi tantangan bagi pengurus yang baru dilantik agar kedepan menjadi lebih solid sehingga cabor tenis meja dari KSB bisa berprestasi baik ditingkat regional maupun nasional.

“Saya ingin membangun paradigma baru bahwa organisasi ini butuh kerja dan semangat bersama. Ini berjalan beriringan dengan proses pembinaan atlet. Satu bulan terakhir ada beberapa atlet yang sudah kita ikutkan TC untuk persiapan open tournament Gemilang Cup di Sumbawa,” urainya.

Bicara soal target jangka panjang, Aher menyatakan, melahirkan atlet berprestasi tentu menjadi fokus utama. “Atlet yang tidak hanya bisa berbicara ditingkat lokal, tetapi juga nasional, bahkan internasional. Pembinaan tentu mesti dimulai dari usia dini. Kami sudah punya strategi khusus untuk merealiasikan target ini. Sekarang kita sudah punya 15 atltet yang sudah siap, mereka usia U-15 dan U-25,” bebernya.

Aher mengharapkan dukungan semua pihak, terutama jajaran pengurus PTMSI yang baru dilantik. “Cita-cita besar melahirkan atlet tenis meja berprestasi dari KSB mustahil bisa terwujud tanpa kerja keras bersama dan dukungan dari semua pihak,” tandasnya.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.