Ketua DPRD Sumbawa Akomodir Aspirasi Warga Usar Plampang Soal Jalan ke Lokasi Pertanian

KabarNTB, Sumbawa — Ketua DPRD Sumbawa A Rafik mengakomodir aspirasi warga di tiga dusun di wilayah Desa Usar, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa untuk membangun jalan penghubung dari perkampungan ke lahan pertanian.

Pada Sabtu 11 September 2021, A Rafik yang di dampingi sejumlah wartawan turun langsung ke Usar dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus melihat kondisi jembatan limpas sederhana yang dibangun warga secara swadaya.

Komitmen untuk mengakomodir aspirasi masyarakat terkait jalan dikemukakan politisi PDI Perjuangan itu setelah menyusuri jalan menuju lokasi jembatan limoas sejauh 4 kilometer menggunakan sepeda motor pinjaman dari warga setempat. Kondisi jalan yang dilalui itu sangat mempihatinkan, berbatu dan berdebu. Sebaliknya jika musim hujan, jalan itu berlumpur dan berkubang.

Ketua DPRD Sumbawa, A Rafik (baju hijau) saat turun langsung ke Desa Usar Plampang melihat kondisi jalan usaha tani dan jembatan limpas yang dibangun warga setempat

Di lokasi, Bhabinkamtibmas Desa Usar Brigadir Zainal, Anggota BPD, kelompok tani dan tokoh masyarakat sudah menunggu Rafik. Anggota BPD Desa Usar, Joni Hariono mengatakan, kondisi jalan dimaksud sudah 50 tahun berlangsung. Masyarakat Dusun Pamunga, Dusun Olat Rora dan Dusun Geratak yang sebagian besar petani sangat kesulitan mengangkut hasil pertaniannya karena kondisi tersebut.

“Selama ini warga hanya mengandalkan sepeda motor untuk mengangkut hasil pertanian. Ini tidak hemat waktu dan biaya. Terkadang untuk mencapai lokasi yang bisa diakses kendaraan roda dua, mereka terpaksa memikulnya dengan jarak sekitar 1-2 kilometer,” jelas Joni.

Ia mengaku persoalan tersebut sudah seringkali disampaikan baik melalui Musrembangdes, hingga langsung kepada para pejabat daerah yang berkunjung ke Desa Usar. Tapi aspirasi itu belum direalisasikan.

“Daripada menunggu sesuatu yang belum pasti, warga di tiga dusun mengumpulkan dana dan bergotong-royong membuat jembatan limpas sederhana. Meski bersifat sementara, namun sedikit membantu dalam mengangkut hasil pertanian yang berada di lahan seluas 200-an hektar ini,” ungkapnya, sembari menyampaikan terimakasih atas kunjungan Ketua DPRD Sumbawa.

“Kedatangan Pak Ketua (DPRD) membuktikan adanya kehadiran pemerintah di tengah-tengah kami. Keberadaan jalan ini bukan hanya masyarakat Usar yang merasakan manfaatnya, tapi juga masyarakat SP1, SP2 dan SP3. Karena itu kami berharap bisa segera dibangun,“ timpalnya.

Abdul Rafik, mengaku turun ke lapangan setelah mendapatkan informasi tersebut dari pemberitaan media massa, pihaknya juga tidak mau menerima info diatas meja saja, melainkan meninjau langsung kondisi sebenarnya. “Memang sangat memprihatinkan dan perlu mendapat perhatian,” katanya.

Rafik mengakui lahan setempat sangat luas, namun petani hanya bisa panen sekali karena lahan tadah hujan. Karena itu dengan adanya konektifitas dengan dibangun akses jalan, tidak hanya difokuskan untuk lahan pertanian, melainkan juga akan tumbuh sektor-sektor lain dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. “Bisa saja peternakan dan sektor lainnya yang bisa menjadi alternative bagi masyarakat dalam berusaha,” imbuhnya.

Untuk memenuhi harapan masyarakat ini, pihaknya akan mengundang anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) Empang, Tarano, Plampang dan Maronge. “Ini tidak bisa sendiri harus dilakukan bersama karena butuh biaya besar. Saya akan undang wakil rakyat dari Dapil ini, kita gotong-royong,” tandasnya.

Rafik meminta agar lahan yang digunakan untuk membangun jalan harus clean and clear. “Jadi saya minta lahan yang digunakan untuk akses jalan selesai secara administrasi. Ada surat hibah tanah dari pemilik lahan yang terdampak pembangunan jalan. Ini penting agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Nanti saya juga mengundang kepala desa, BPD dan lainnya, agar masalah ini secepatnya bisa ditangani,” pungkasnya.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.