KabarNTB, Kota Bima – Seorang residivis kasus narkotika berinisial MM terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena menyerang petugas saat akan ditangkap Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Bima Kota.
Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasat Narkoba Iptu Thamrin, mengatakan, MM yang merupakan bagian dari gembong narkoba yang diciduk saat pengungkapan Jum’at dini hari 17 September 2021 bersama enam orang anggota sindikat lainnya, terpaksa ditembak karena bukan saja berontak tetapi telah melawan dan menyerang petugas.

“Saat ditangkap terduga berusaha kabur dengan menggigit tangan Katim Opsnal Aipda Thaufarrahman yang melakukan penangkapan bersama beberapa anggota Polsek Langgudu. Tidak itu saja, MM saat mencoba kabur ke bukit disekitar Polsek Langgudu, berteriak dengan kata-kata siap mati bersama polisi,” ungkap Iptu Thamrin.
Dari tangan MM dan rekannya MJ, disita Barang bukti berupa satu poket sabu, dua plastik ganja, bong, korek gas, sumbu dan uang Rp 1,075 juta. “MM telah diamankan di Mako Polres Bima Kota bersama 6 rekannya yang masuk dalam sindikat jual edar narkoba di Bima,” tutupnya.(JK/NK)







