Ekonomi Terpuruk Selama Pandemi, Perusahaan di KSB Didesak Segera Realisasikan CSR

KabarNTB, Sumbawa Barat — Ketua Komisi II DPRD Sumbawa Barat, Aheruddin Sidik mendesak semua perusahan yang beroperasi di daerah itu untuk menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat.

Politisi Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) itu, menegaskan, CSR merupakan kewajiban setiap perusahaan sebagai bentuk tanggungjawab sosial terhadap masyarakat yang merasakan dampak dari kegiatan operasional perusahaan dimaksud. “Tidak ada pengecualian, baik perusahaan plat merah (milik pemerintah) maupun swasta, tanggungjawab sosial kepada masyarakat bersifat melekat. Jadi kami minta semua perusahaan untuk segera menyalurkan CSR-nya,” tegas Aher.

Aheruddin Sidik, Ketua Komisi II DPRD KSB

Karena bersifat kewajiban, mestinya tanpa didesakpun, setiap perusahaan di KSB sejak jauh-jauh hari sudah menyalurkan CSR-nya. Karena jika terlambat direalisasikan, dikhawatirkan program yang dibantu lewat CSR tidak akan menuai hasil maksimal.

Apalagi dalam kondisi pandemi yang tidak diketahui kapan akan berakhir seperti saat ini, penyaluran CSR milik perusahaan menjadi sangat penting, sebagai salah satu upaya untuk mengurangi beban masyarakat yang terpuruk secara ekonomi. Disamping itu, penyaluran CSR juga akan sangat membantu pemerintah dalam upaya meminimalisir dampak ekonomi akibat pandemi yang dialami masyarakat.

“Bertahun-tahun pemerintah terus berjuang membangun dan menguatkan kembali pondasi ekonomi akibat pandemi covid. Ini harus dimaksimalkan. Apalagi untuk program 2021, inikan tinggal beberapa bulan lagi,” ucapnya, mengingatkan.

Penguatan sektor riil, seperti pemberdayaan masyarakat melalui IKM menurutnya sangat penting dengan tetap berpatokan pada potensi yang ada. Usaha ataupun potensi yang ada di KSB perlu mendapat dukungan semua pihak, termasuk perusahaan lewat program CSR.

Karena itu Semua perusahaan yang ada, seperti Perbankan, PTAMNT dan perusahaan sejenisnya, kata Aher, harus bisa menjadi orang tua angkat untuk pembinaan dan peningkatan daya dukung sektor IKM Sumbawa Barat. Apalagi, potensi potensial untuk pengembangan IKM ini sudah mulai terlihat. ‘’Yang menjadi masalah saat ini, daya dukung itu sejauh mana. Oke, pemerintah sudah. Nah perusahaan melalui CSR itu juga penting,” imbuhnya.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.