Empat Orang Tewas dalam Lubang, Polisi Tutup Lokasi Tambang Emas Illegal di Gapit

KabarNTB, Sumbawa – Aparat kepolisian menutup lokasi tambang emas illegal di Desa Gapit Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa, pasca meninggalnya empat penambang di dalam lubang tambang di lokasi tersebut.

Selain menutup, Polisi juga melarang warga melakukan penambangan emas illegal di lokasi dimaksud. Di lokasi, Polisi memasang spanduk himbauan agar warga tidak melakukan aktivitas penambangan emas di lokasi karena sangat membahayakan dan mengancam nyawa. 

“Pasca evakuasi empat korban dari dalam lubang kemarin (Rabu.red), lokasi sudah disterilkan dan dipasang police line. Lokasi sudah kita tutup,” tegas Kapolres Sumbawa, melalui Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Cristofel, Kamis 7 Oktober 2021.

Lokasi tambang emas illegal di Desa Gapit Kecamatan Empang Sumbawa tempat ditemukannya empat orang penambang tewas, kini ditutup oleh pihak Kepolisian

Menurut Ivan, sesaat setelah empat korban dievakuasi dari dalam lubang galian sedalam 17 meter oleh tim evakuasi yang terdiri dari BPBD, Tim SAR, TNI, Polri dibantu warga, jenazah korban langaung dibawa ke Puskesmas Empang. “Jenazah langsung kami bawa ke puskesmas, kemudian bertemu pihak keluarga dan kita lakukan serah terima dengan keluarga. Jasad korban kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan,” katanya.

Saat di Puskesmas Empang, lanjut Ivan, Kepolisian sudah menawarkan kepada keluarga untuk dilakukan autopsi terhadap jasad korban, namun ditolak. “Keluarga menolak dan sudah ikhlas menerima jasad keluarganya dan langsung mereka bawa pulang untuk dimakamkan,” imbuhnya .

Kasat reskrim menambahkan, hasil olah TKP, kejadian ini murni kecelakaan dimana keempat korban meninggal karena menghirup asap dari mesin genset. “Kita sudah cek, mereka meninggal karena menghirup racun dari jenset, bukan ada unsur kesengajaan atau pembunuhan,” tegasnya.

Seperti diberitakan, empat orang bersaudara, yakni Said, 33 tahun, Ucok, 29 tahun, Robi 21 tahun,  warga Desa Gapit, Kecamatan Empang dan Silet 29 tahun warga Desa Kakiang, Kecamatan Moyo Hilir, melakukan penggalian emas Jumat lalu di lokasi Plempit Lenying, Desa Gapit, Kecamatan Empang. Namun hingga hari Rabu tidak satupun dari korban yang keluar dari dalam lubang galian. Keempatnya kemudian ditemukam meninggal dunia di dalam lubang emas tersebut, Rabu (6/10/21) sekitar pukul 15.00 Wita.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.