KSB Raih Rekor MURI sebagai Kabupaten Pertama di Indonesia Tuntas 5 Pilar STBM

KabarNTB, Sumbawa Barat – Kabupaten Sumbawa Barat meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Kabupaten Pertama di Indonesia yang tuntas 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Piagam Rekor MURI diserahkan kepada Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin oleh Perwakilan MURI, Andre Purwandono, dalam acara yang berlangsung di Taliwang, Kamis 14 Oktober 2021.

Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin menerima piagam rekor sebagai kabupaten Pertama dan satu-satunya di Indonesia yang tuntas 5 Pilar STBM dari Perwakilan MURI Andre Purwandono

Tuntas 5 Pilar STBM yang membawa  Kabupaten Sumbawa Barat meraih rekor MURI, terdiri dari, pilar pertama tuntas buang air besar sembarangan (Tubabas), pilar kedua cuci tangan pakai sabun, pilar ketiga tuntas pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pilar keempat pengelolaan sampah rumah tangga, dan pilar kelima pengamanan air limbah rumah tangga.

Sebelumnya, pada 19 Agustus 2021 lalu, tuntas lima pilar STBM telah dideklarasikan Pemda Sumbawa Barat yang dihadiri secara virtual oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.

Keberhasilan ini merupakan buah kerja keras selama hampir 6 tahun sejak 2016. Menparekraf Sandiaga Uno memberi apresiasi tinggi atas keberhasilan Kabupaten Sumbawa Barat. “Selamat, Kabupaten Sumbawa Barat menjadi percontohan dan role model untuk pengelolaan lingkungan bersih dan sehat di Indonesia,” kata Menparekraf dalam video yang diputar di sela-sela kegiatan penganugerahan Rekor MURI.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Gubernur NTB yang diwakili staff ahli Gubernur bidang pemerintahan, Abdul Aziz.
“Kesuksesan ini selayaknya ditiru oleh daerah lain di NTB dan seluruh Indonesia dalam pelaksanaan pola hidup yang higienis dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Ini bukti kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat  dalam mewujudkan NTB Cerdas dan Sehat,” ujar Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Abdul Aziz.

Perwakilan MURI menyatakan, rekor yang dicapai Kabupaten Sumbawa Barat belum pernah tercatat dalam rekor dunia di Indonesia. “Ini yang pertama dan merupakan buah kerja keras bupati dan seluruh masyarakat Sumbawa Barat,” ucap Andre Puwandono.

Sementara Bupati HW Musyafirin, menyatakan bahwa anugerah tersebut diberikan kepadanya hanya simbolik untuk mewakili seluruh masyarakat.

“Ini adalah prestasi bersama dari seluruh element masyarakat yang semuanya terlibat dalam menuntaskan lima pilar STBM ini. Ini adalah kerja bersama secara massive,” ucapnya.

Bupati juga mengungkap jumlah biaya untuk penuntasan lima pilar STBM, diluar gotong royong masyarakat, sumbangsih swasta dan pemerintah pusat sekitar Rp 100 miliyar.

“Hari ini harus jadi momentum bahwa lima pilar STMB ini akan terus berlanjut,” imbuh Bupati.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.