Longsor, Komisi III Minta Pemerintah Standbykan Alat Berat di Jalur Selatan Sumbawa

KabarNTB, Sumbawa—Tanah longsor yang kerap terjadi di jalur selatan Kabupaten Sumbawa mengakibatkan arus transportasi lumpuh. Baik angkutan umu. maupun kendaraan pribadi tak bisa lewat karena jalan yang tertutup longsor.

Sebuah truk pengangkut barang terjebak lkngsor di salah satu titik di jalur selatan Kabupaten Sumbawa

Terkait kondisi tersebut, Komisi III DPRD Sumbawa meminta Dinas tekhnis untuk menempatkan alat berat di lokasi rawan longsor.

“Longsor yang kerap terjadi di wilayah selatan yang mengakibatkan putusnya akses transportasi. Sudah tentu berakibat secara ekonomi, kasian masyarakat harus bergotong royong membersihkan bekas longsoran, lantaran alat berat yang ada di lokasi tersebut lamban datang dan sangat minim,’’ ujar Ketua Komisi III DPRD Sumbawa Hamzah Abdullah.

“Pemerintah harus sedini mungkin memikirkan kondisi seperti itu, lantaran longsor ini setiap tahun terjadi, pemerintah minimal harus menempatkan tiga lat berat sebagai upaya agar ketika terjadi longsor tidak lama penanganannya,” imbuh Hamzah.

Ia meminta Pemerintah kabupaten dan Pemprov NTB tidak menunggu lama.

“Karena ini bersifat menghambat roda perekonomian warga, apalagi seluruh kecamatan di wilayah selatan Sumbawa, rata-rata tidak memiliki akses jalan alternatif,” tandas Hamzah Abdullah.(JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses