DPRD Sumbawa Panggil Para Pihak Terkait Puskesmas Ropang

KabarNTB, Sumbawa — DPRD Sumbawa memanggil leading sektor terkait di eksekutif sehubungan dengan peralsoalan pembangunan Puskesmas Ropang.

Hearing lintas komisi terkait masalah itu dilaksanakan Seni 27 Juni 2022, dipimpin Ketua Komisi IV Ismail Mustaram, didampingi Ahmadul Kusasi. Dari Komisi III hadir Edy Syaripuddin selaku sekretaris, Gahtan Hanu Cakita, H. Mustajabuddin, I Nyoman Wisma , Indradiawan dan Sri Wahyuni.

“Ada masalah yang belum tuntas dalam pembangunan Puskesmas Ropang yang harus dijelaskan secara detail,” kata Ketua Komisi IV, Ismail Mustaram.

KUPT Puskesmas Ropang, Hamzanwadi, menjelaskan, Kondisi Puskesmas sudah selesai total. Namun plafon bangunan runtuh. “Sehari sebelum runtuh saya infokan kondisinya miring dan kami laporkan kepada Kabid SDK Kadis Kesehatan Sumbawa. Plafon yang roboh sudah diperbaiki,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Inspektorat I Made Patrya, mengungkapkan bahwa Setelah mendengar intrupsi dalam sidang paripurna Dewanbeberapa hari sebelumnya, Ia langsung berkoordinasi dengan UPT Pukesmas Ropang. “Perbaikan telah dilakukan dan dilampirkan fotonya. Terkait pembangunan pukesmas ini menjadi attensi kami. Pengawasan akan tetap kami lakukan kedepannya,” kata dia.

Sementara itu anggota komisi III Edy Syaripuddin menegaskan, Dewan tidak ingin ada masyarakat Ropang yang dirugikan terkait pembanguna terswbut. Menurut dia, pembangunan puskesmas Ropang dari awal memang bermasalah. Tahap I diputus kontraknya dan dianggarkan untuk pembangunan lanjutan.

Setelah selesai plafon ambruk, air macet dan atap bocor. “Pesan saya jangan cairkan jika pembangunan tidak sesuai spesifikasi,” ucap Edy.

Junaidi, Kepala Dinas Kesehatan, menjelaskan, dari DAK tahun 2019 ada 6 puskesmas yang dibangun yakni di Kecamatan Ropang, Kecamatan Lantung, Kecamatan Orong Telu, Kecamatan Lunyuk, Kecamatan Lenangguar dan Kecamatan Batu lanteh.

“Terhadap permasalahan Puskesmas Ropang Kami telah bersurat secara resmi untuk diperbaiki. Besok kami turun lapangan untuk memastikan semuanya diselesaikan oleh kontraktor. DPRD Sumbawa bisa ikut turun lapangan agar kita bisa mengawasi secara bersama-sama,” ajaknya.(JK)

Komentar