Jelang MXGP, Petugas Medis Dilatih Kondisi Darurat

KabarNTB, Sumbawa – Sebayak 72 tim medis dilatih menghadapi kondisi darurat (emergency respons) pada event motocross grand prix (MXGP) Samota tanggal 24-26 Juni.

Tim medis yang terdiri dari sejumlah dokter dan paramedic itu dilatih secara khusus oleh Dinas Kesehatan NTB dan Infront– penyelenggara MXGP.

Pelatihan paramedis yang akan bertugas selama perhelatan MXGP Samota

Pelatihan yang berlangsung Rabu (15 Juni) itu meliputi materi penanganan fraktur (patah tulang), kedaruratan, evakuasi dan transportasi medic.
Informasi yang diperoleh Kabar NTB menyebutkan, dokter dan paramedic yang dikutsertakan meliputi spesialisasi ortopedi, bedah, dan anastesi.

Ke 72 paramedic yang dilatih itu merupakan tim kesehatan yang bertugas di pos medis utama yang secara khusus menangani insiden para pembalap.

Secara keseluruhan, panitia menyiapkan 300 para medic yang disiapkan untuk melayani 4 posko kesehatan.

Selain posko utama untuk penanganan pembalap, 3 posko lainnya diperuntukkan untuk para penonton.

Pelatihan para medic untuk penonton ini dilakukan pada tanggal 20 Juni.(IR)

Komentar