Anak Danramil Masuk Akmil, Persiapannya Sejak Kelas 2 SMA

KabarNTB, Sumbawa –¬†Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pepatah itu pas ditujukan pada komandan Koramil 1607-08/SWY Kecamatan Moyo Hulu, Kapten (INF) Amdatullah. Putranya bernama Adji Paradikma Negara lulus menjadi Taruna Akademi Militer (Akmil) Angkatan Darat.

Per 3 Agustus, besok, Aji bersama 3 taruna lainnya dari NTB memulai pendidikan selama 4 tahun di Kampus Tidar Akmil, Magelang.

Dihubungi KabarNTB pada Selasa (02/08), Adji kelahiran Ambon 12 Desember 2002 itu dipersiapkan menjadi taruna sejak duduk dikelas 2 SMA.

Adji bersama keluarganya (foto:ist)

“Sejak SMA saya siapkan ke Akmil. Terutama fisiknya saya tempa dari kelas 2,” tutur Amdatullah.

Setelah Adji lulus dari SMAN 3 Sumbawa sambung Amdatullah, persiapan mengikuti seleksi Akmil lebih dimatangkan lagi. Bukan hanya segi fisiknya, tapi juga sisi akademik dan psikologi.

Untuk memahirkan bahasa Inggris, Adji dikirim ke kekampung Inggris, Pare untuk memperdalam Bahasa Inggris.

Bukan cuma itu, sepulangnya dari Pare Adji rencananya dikirim ke Bandung untuk mengikuti les psikologi. Namun karena terbentur biaya, rencana ke Bandung dibelokkan kesebuah lembaga psikologi di Mataram.

“Syukur alhamdulillah. Ini rahmat dari Allah Subhanallah. Berkat persiapan yang matang dan kerja keras, Adji lolos seleksi menjadi Taruna Akmil,” papar Dan, sapaan akrabnya.

Ia juga mengatakan suksesnya Adji juga berkat doa dan dorongan semangat dari sanak family, keluarga besar serta Komandan Kodim 1607/SWY, Letkol (CZI) Alid Setiawan.

“Adji juga anaknya religius. Dia tak pernah lupa shalat 5 waktu. Ini adalah rahmat yang maha besar dari Allah,” kata Dan.

Selain Adji, rekannya dari SMA 3 Sumbawa, Dandy Pratama juga lolos seleksi AKMIL. Namun Dandy merupakan kakak kelas dari Adji. (IR)

Komentar