Hangatnya Sambutan Warga Kepada Rombongan Ekspedisi Talonang 2022

KabarNTB, Sumbawa Barat – Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Talonang Baru Kecamatan Sekongkang, menyambut antusias rombongan wartawan peserta Ekspedisi Talonang 2022 yang dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbawa Barat pada 22 – 24 Agustus 2022.

Hal itu ditunjukkan dengan sikap ramah dan pelayanan istimewa yang diberikan pemerintah desa dan masyarakat kepada rombongan ekpedisi yang disupport penuh oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) dan Pemda KSB itu. Warga bahkan menyiapkan konsumsi secara sukarela untuk rombongan selama berada di Talonang Baru.

Dalam kegiatan silaturahmi yang dihadiri Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan berbagai lapisan masyarakat di aula kantor desa setempat, Senin malam 22 Agustus 2022, Kepala Desa Talonang Baru, Budi Haryo SP, menyatakan pemerintah desa dan masyarakat merasa terhormat karena PWI KSB memilih Desa Talonang Baru sebagai lokasi Ekspedisi.

Ia menyebut, sebelumnya wartawan melalui tulisannya telah banyak membantu masyarakat dan pemerintah desa. Seperti kesulitan pupuk saat musim tanam jagung, kelangkaan elpiji (3 kg) dan sejumlah persoalan lain.

Ketua PWI KSB, Hairil W Zakariah bersama Kades Talonang Baru dalam silaturahmi dengan warga setempat

“Alhamdulillah ketika diekspose wartawan melalui media, persoalan-persoalan itu langsung ditindaklanjuti pemegang kebijakan sehingga bisa segera dituntaskan,” ujarnya.

Ia optimis Ekspedisi Talonang 2022 bisa membawa dampak positif bagi pembangunan dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat Desa Talonang Baru. Menurutnya,  Desa Talonang Baru dengan 574 KK penduduk, memiliki potensi besar di bidang pertanian, khususnya jagung, tanaman buah dan hortikuktura, pengembangan peternakan, serta pantai yang indah sebagai obyek wisata.

“Potensi-potensi belum maksimal dikelola karena berbagai kendala. Dengan diekspose oleh teman – teman wartawan kami berharap pemerintah, swasta dan pemangku kepentingan lain bisa melihat dan menuntaskan kendala-kendala tersebut,” kata Budi Haryo.

Dalam sesi dialog dengan warga, berbagai kendala mencuat ke permukaan. Kepala Sekolah SD Lemar Lempo, mengungkap soal kendala signal telekomunikasi. Padahal sebentar lagi para siswa akan mengikuti AKM (ujian) yang berbasis online.

Ada pula masalah harga jagung yang anjlok dan pengairan lahan serta air bersih yang belum sepenuhnya tuntas, serta pengembangan kawasan pantai Mawil yang menjadi lokasi bertelur penyu hijau sebagai destinasi wisata.

Ketua PWI Sumbawa Barat, Hairil W Zakariah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat dan pemerintah desa Talonang yang memberi sambutan luarbiasa terhadap 20 orang wartawan peserta ekspedisi.

“Bebeberapa dari kami baru pertama kali datang ke Talonang. Namun saat tiba disini kami merasa bertemu keluarga sendiri karena keramahan dan antusiasme warga menyambut kami,” kata Hairil.

Terkait berbagai potensi dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pengembangan berbagai potensi tersebut, Hairil menyatakan, akan menjadi bahan bagi para peserta ekspedisi untuk dituangkan dalam karya jurnalistik yang dimuat di media masing-masing.

“Harapan kami melalui karya jurnalistik tersebut para pemangku kebijakan bisa bergerak cepat menuntaskan berbagai kendala yang dihadapi untuk pengembangan potensi yang ada dan persoalan lain yang dihadapi masyarakat,” sebutnya.

Selama berada di Talonang Baru, peserta Ekspedisi melaksanakan kegiatan donasi berupa bantuan peralatan sekolah untuk siswa siswi SDN san SMPN Satu Atap, berkunjung ke lokasi food estate, serta mengunjungi sejumlah lokasi potenaial untuk pengembangan pertanian, pariwisata dan ekonomi masyarakat.NK)

Komentar