Warning! ASN Terbukti ‘Bermain’ di Rekrutmen Terancam Pecat

KabarNTB, Sumbawa Barat – Ketua Tim Terpadu Rekrutmen Tenaga Kerja Proyek Konstruksi Smelter yang juga Bupati Sumbawa Barat HW Musyafirin, meminta masyarakat melaporkan jika mengetahui adanya oknum yang mengambil keuntungan dari proses rekrutmen.

Penegasan itu disampaikan Bupati dalam rapat kerja dengan DPRD terkait rekrutmen dan sejumlah isu lain, Senin 5 September 2022.

“Kami minta masyarakat atau orang yang menjadi korban agar melaporkan ke kami atau menghubungi tim terpadu bila ada oknum yang mengambil keuntungan dari proses rekrutmen,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan  ulah oknum yang mengambil kwuntungan dari proses rekrutmen adalah praktek kotor yang harus dihentikan.

Termasuk bila oknum tersebut dari kalangan ASN. Bupati memastikan akan diberi sanksi yang berat, karena itu termasuk pungli.

“Bila terbukti akan dikenakan sanksi pemecatan dan pidana. Kami tidak mentolelir adanya pungli seperti itu, masyarakat bisa menyampaikan pengaduan yang bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Sebelumnya dalan rapat kerja, Anggota DPRD KSB mengungkap sejumlah temuan terkait proses rekrutmen.

“Kami menemukan ada orang yang mengambil keuntungan dari proses rekrutmen tenaga kerja, dengan meminta imbalan uang agar meloloskan orang-orang tertentu,” kata Sudarli, anggota DPRD KSB dari PKB.

Ia juga mengatakan, dirinya siap menunjukan orang yang terlibat dan mengambil keuntungan dari rekrutmen tenaga kerja tersebut dan siap mempertanggungjawabkan perkataanya.

Ditempat yang sama, anggota DPRD lainnya juga menjelaskan bahwa, pernah di datangi oleh oknum tertentu untuk meminta bantuan agar anaknya di loloskan dalam proses rekrutmen tenaga kerja dengan imbalan uang. Namun anggota DPRD dimaksud, menolak pemberian tersebut dan meminta agar orang itu mengikuti tahapan sesuai prosedur.(NK)

Komentar