Dikbud KSB Tunggu Keputusan KemenPAN RB Terkait Rekrutmen Guru PPPK

KabarNTB, Sumbawa Barat – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat (Dikbud KSB) akan melaksanakan tes penerimaan Guru PPPK tahun 2022 yang mengacu pada hasil seleksi di tahun 2021 dan akan masuk ke dalam katagori Pioritas I (P1), Pioritas 2 (P2), dan Pioritas 3 (P3).

“Bagi pelamar yang lulus di passing grade, akan di masukan ke P1, sementara bagi yang tidak lulus akan di masukkan ke dalam P2 dan P3,” ucap Kepala Dinas Dikbud melalui Kepala bidang Pembinaan dan Ketenagaan, Hermanto, S. Pd., MM kepada media ini, Senin 31 Oktober 2022.

Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Dikbud KSB, Hermanto S.Pd MM

 

Ia menjelaskan, bagi guru yang mengabdi di Sekolah Negeri selama 3 tahun dan terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) akan di masukan ke Prioritas 3 (P3), sedangkan untuk Prioritas 4 (P4) umum akan dimasukan bagi sekolah swasta dan negeri melalui pendaftaran masuk PPPK atau melalui test.

Penerimaan PPPK tahun 2022 awalnya akan dimulai pada tanggal 25 Oktober hingga 7 November, namun terjadi penundaan, sesuai surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Nomor B/2158 SM.01.00/2022 tertanggal 24 Oktober 2022.

“Prihal Undangan Sosialisasi Kebijakan Penundaan PPPK Tahun Anggaran 2022, sehingga sampai saat ini belum diketahui kapan akan dilanjutkan kembali, dan kami sampai saat ini menunggu surat resmi lanjutan dari KemenPAN RB,” jelas Hermanto.

Ia menambahkam, hasil observasi yang dilakukan oleh Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Gutu Senior, Dinas Dikbud KSB, dan BKPSDM jumlah formasi tahun 2022 sebanyak 202 Guru dengan rincian P1 sebanyak 69 orang, P2 dan P3 sebanyak 125 orang.

“Untuk P4 sebnyak 8 orang menunggu petunjuk teknis pelaksanaan dari KemenPAN-RB. Kami berharap perekrutan guru PPPK berlangsung dalam tahun ini, karena formasi PPPK akan memenuhi kebutuhan Guru di KSB,” demikian Hermanto.(NK)

Komentar